Dua Orang Anggota Majelis Syuro Ingin PKS Keluar Koalisi

Rabu, 19 Oktober 2011, 20:46 WIB
Republika
Dua Orang Anggota Majelis Syuro Ingin PKS Keluar Koalisi
Bendera PKS

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Wakil Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Agus Purnomo menyatakan, setidaknya ada dua orang anggota Dewan Syuro yang dipastikan menginginkan partainya keluar dari koalisi. Ini merespon langkah Presiden Susilo Bambang Yudhoyoni (SBY) yang mengurangi jatah kursi menteri PKS di kabinet.

Pasalnya, lanjut dia, kesepakatan empat kursi menteri untuk PKS telah diatur di kontrak politik dengan SBY. Pengurangan tersebut sama artinya dengan pelanggaran kontrak politik yang telah disepakati kedua belah pihak.

Memang dua orang masih terbilang sedikit dari keseluruhan Majelis Syuro yang berjumlah 99 anggota.

''Sekurang-kurangnya ada dua orang yang sudah ketahuan (sikap keluar koalisi-red). Saya tidak bisa sebutkan namanya, tapi sudah pasti sikapnya,'' katanya.

Manurutnya, keputusan sikap akan ditentukan di Majelis Syuro yang akan digelar November mendatang.

''Tergantung kepentingannya. Kalau misalnya mau diajukan ya bisa. Saya anggota majelis syuro bisa usul juga hari ini. Tapi kan ada urusan akomodasi dan macam-macam,'' tambahnya.

Selain opsi keluar koalisi, katanya, ada juga pandangan yang mengatakan kalau PKS berada di point of no return. Maksudnya, ada upaya antisipasi kalau presiden dan wapres mangkat bersamaan yang menurut undang-undang, presiden dan capres yang baru hanya bisa diajukan oleh partai yang mengusung.

''Itu perlu diantisipasi, jadi mempersiapkan kondisi paling buruk itu,''lanjutnya.

Redaktur: Ismail Lazarde
Reporter: Mansyur Faqih
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS At Taubah ( 9:20))
malcom, Jumat, 28 Oktober 2011, 18:36

biarin aja orang bicara, mereka tidak tau kok PKS itu apa.., yg ngatain PKS itu jelek, sudah bisa dipastikan org itu tdk kenal dgn PKS... yah gt deh cm liat TV n koran doang..... tetapi perjuangannya kami yg rasakan... BANGKIT PKS, HARAPAN ITU MASIH ADA... cm PKS yg bs membahagiakan RAKYAT..

Balas
Abdul Satar, Kamis, 20 Oktober 2011, 15:13

saya mendukung yang dua orang untuk keluar daripada bermuka dua disatu sisi ingin tetap mebuat lumbung disisi lain hanya menggerogoti saja, oposisi lebih baik bung daripada sekarang ini asal ngomong ujung-ujungnya ada yang dimau

Balas
wawan, Kamis, 20 Oktober 2011, 14:11

ngeritik di bilang gak loyal.diam di bilang udah keenakan,di dalm sistem di bilang haus kekuasaan,ingat melawan kedzaliman itu bukan kemunafikan coy,,,,maju trus pks

Balas
bang pitung, Kamis, 20 Oktober 2011, 13:44

menurut aye pks tetep didalem biar berasa nusuknye..... status boleh KOALISI tapi kritis terhaadap kedzoliman tak diragukan lagi (lebih dr oposisi)

1 Balasan
M Supriyatno, Kamis, 20 Oktober 2011, 14:19

Dengan kata lain MUNA kitu nya.....

netral, Kamis, 20 Oktober 2011, 13:34

hmmm
nama laen-laen komentar sama. janganlah kebencian kamu terhadap suatu kaum membuatmu bertindak tidak adil...

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...