Kamis, 19 Zulqaidah 1436 / 03 September 2015
find us on : 
  Login |  Register

DPW PPP Jateng Pertahankan Lambang Ka'bah

Jumat, 10 Juni 2011, 17:28 WIB
Komentar : 0
Partai Persatuan Pembangunan
Partai Persatuan Pembangunan

REPUBLIKA.CO.ID, Semarang -- Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPP Jawa Tengah tidak berpikir akan mengganti lambang Ka'bah sebagai lambang partai. Lambang tersebut akan dipertahankan.

Pernyataan ini ditegaskan oleh Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan, Arief Mudatsir, Jumat (10/6). Ia menyampaikan di sela-sela pemberitahuan akan diadakannya Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) DPW PPP Jateng.

"Lambang itu diperoleh dari ulama pendiri partai setelah mereka istikharah," tegas Arief. Ia menegaskan bahwa lambang Ka'bah tidak diganti.

Arief menambahkan jika lambang Ka'bah bukan dimaknai secara lahir sebagai lambang saja, namun juga dimaknai secara batin. "Lambang itu berarti lahir dan batin bagi anggota," jelas Arief.

Terkait berita yang menghubungkan lambang Ka'bah dengan kegagalan PPP selama tiga pemilu terakhir, Arief dengan tegas menolaknya. Ia mengatakan jika kegagalan PPP dikarenakan kinerja anggota yang mengalami penurunan. PPP dinilainya kurang sosialisme, dan program yang ditawarkan kurang mengena bagi masyarakat. "Jadi tidak ada hubungannya dengan lambang Ka'bah," kata Arief.


Reporter : c06
Redaktur : Stevy Maradona
Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ada Asmara Setelah Menunaikan Ibadah Haji
BOGOR -- Sebelum menggunakan pesawat terbang, melaksanakan ibadah haji dari Indonesia masih menggunakan kapal laut. Perjalanan jauh menimbulkan banyak kisah bagi jamaahnya. Pemilik Pesantren...