Jumat, 26 Syawwal 1435 / 22 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

DPW PPP Jateng Pertahankan Lambang Ka'bah

Jumat, 10 Juni 2011, 17:28 WIB
Komentar : 0
Partai Persatuan Pembangunan
Partai Persatuan Pembangunan

REPUBLIKA.CO.ID, Semarang -- Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPP Jawa Tengah tidak berpikir akan mengganti lambang Ka'bah sebagai lambang partai. Lambang tersebut akan dipertahankan.

Pernyataan ini ditegaskan oleh Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan, Arief Mudatsir, Jumat (10/6). Ia menyampaikan di sela-sela pemberitahuan akan diadakannya Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) DPW PPP Jateng.

"Lambang itu diperoleh dari ulama pendiri partai setelah mereka istikharah," tegas Arief. Ia menegaskan bahwa lambang Ka'bah tidak diganti.

Arief menambahkan jika lambang Ka'bah bukan dimaknai secara lahir sebagai lambang saja, namun juga dimaknai secara batin. "Lambang itu berarti lahir dan batin bagi anggota," jelas Arief.

Terkait berita yang menghubungkan lambang Ka'bah dengan kegagalan PPP selama tiga pemilu terakhir, Arief dengan tegas menolaknya. Ia mengatakan jika kegagalan PPP dikarenakan kinerja anggota yang mengalami penurunan. PPP dinilainya kurang sosialisme, dan program yang ditawarkan kurang mengena bagi masyarakat. "Jadi tidak ada hubungannya dengan lambang Ka'bah," kata Arief.


Reporter : c06
Redaktur : Stevy Maradona
Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, (( QS.An Anfaal 8 : 53 ))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Akhir Sengketa Pilpres 2014
 JAKARTA -- Melalui sidang yang berlangsung sekitar tujuh jam, akhirnya Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan untuk menolak semua gugatan yang diajukan oleh pasangan Prabowo-Hatta. Penolakan...