Kamis, 17 Jumadil Akhir 1435 / 17 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

DPW PPP Jateng Pertahankan Lambang Ka'bah

Jumat, 10 Juni 2011, 17:28 WIB
Komentar : 0
Partai Persatuan Pembangunan
Partai Persatuan Pembangunan

REPUBLIKA.CO.ID, Semarang -- Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPP Jawa Tengah tidak berpikir akan mengganti lambang Ka'bah sebagai lambang partai. Lambang tersebut akan dipertahankan.

Pernyataan ini ditegaskan oleh Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan, Arief Mudatsir, Jumat (10/6). Ia menyampaikan di sela-sela pemberitahuan akan diadakannya Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) DPW PPP Jateng.

"Lambang itu diperoleh dari ulama pendiri partai setelah mereka istikharah," tegas Arief. Ia menegaskan bahwa lambang Ka'bah tidak diganti.

Arief menambahkan jika lambang Ka'bah bukan dimaknai secara lahir sebagai lambang saja, namun juga dimaknai secara batin. "Lambang itu berarti lahir dan batin bagi anggota," jelas Arief.

Terkait berita yang menghubungkan lambang Ka'bah dengan kegagalan PPP selama tiga pemilu terakhir, Arief dengan tegas menolaknya. Ia mengatakan jika kegagalan PPP dikarenakan kinerja anggota yang mengalami penurunan. PPP dinilainya kurang sosialisme, dan program yang ditawarkan kurang mengena bagi masyarakat. "Jadi tidak ada hubungannya dengan lambang Ka'bah," kata Arief.


Reporter : c06
Redaktur : Stevy Maradona
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  musholeh Sabtu, 11 Juni 2011, 20:32
kalau diganti sekalian aja dinyatakan BUBAR karena para pimpinannya merasa sdh tdk kuat ber kiblat pada Ka'bah
  muklis yamzi Sabtu, 11 Juni 2011, 08:13
saya berharap DPW PPP Jateng tidak merubah lanbang "KA'BAH" dengan yang lain pada muktamar nanti, kemerosotn suara PPP bukan karena lambangnya tapi karena kinerja pengurus yang kurang maksimal, plus perjuangkan untuk tidak boleh rangkap jabatan, biar Pengurus bisa maksimal ngurus PPP !!!!!