
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Anggota DPR yang ketahuan menonton film porno saat sidang paripurna, Arifinto, berharap kasusnya tidak melebar ke mana-mana. "Saya harap ini jangan jadi fitnah berkelanjutan," kata Arif pada Republika, Jumat sore.
Ia kembali menegaskan, film porno yang ia buka di gadgetnya adalah murni tidak sengaja. Film itu berasal dari link di dalam email yang ia terima. Ketika ia meng-klik link tersebut, ternyata diarahkan ke laman yang menayangkan film porno.
"Saya bukan orang yang menikmati nonton film itu," katanya. Sebab itu, buru-buru ia mematikan gadgetnya dan menghapus film tersebut.
Arif, anggota Fraksi PKS di Komisi V mengatakan apa yang sudah terjadi adalah takdir."Mau bagaimana lagi?" katanya dengan nada pasrah.
Bagaimana bila ia dinilai melanggar UU Pornografi? Anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat VII ini menegaskan ia tidak tahu pasal-pasal dalam UU tersebut. Tapi ia tegaskan, ia tidak dengan sengaja menonton film porno tersebut dan dari balkon dipotret oleh juru foto.
buat saudaraku yg terkena syubhat ikhwanul muslimin,,mari kita tinggalkan segera dan kembali kemanhaj yg haq, dakwah salafush shalih,,
BalasDefinisi Taqwa menurut seorang sahabat, adalah BERHATI-HATI !!!!
Balassabar ya pak arif mungkin ini adalah satu ujian untuk hambanya yang beriman.semoga Alloh berikan jalan keluar yang baik untuk bapak dan semuanya. amin
Balaskita serahkan semuanya kpd ALLAH SWT,tetap istiqomah PKS maju terus pantang mundur
Balasjiahhh alesan deh bilang konspirasi basiiii, wong doi sendiri yg berulah, cape deh.
Balas