Nonton Film Porno Saat Rapat, Arifinto Berharap Kasusnya Tidak Menjadi Fitnah

Jumat, 08 April 2011, 17:55 WIB
Facebook
Nonton Film Porno Saat Rapat, Arifinto Berharap Kasusnya Tidak Menjadi Fitnah
Anggota Komisi V dari FPKS, Arifinto.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Anggota DPR yang ketahuan menonton film porno saat sidang paripurna, Arifinto, berharap kasusnya tidak melebar ke mana-mana. "Saya harap ini jangan jadi fitnah berkelanjutan," kata Arif pada Republika, Jumat sore.

Ia kembali menegaskan, film porno yang ia buka di gadgetnya adalah murni tidak sengaja. Film itu berasal dari link di dalam email yang ia terima. Ketika ia meng-klik link tersebut, ternyata diarahkan ke laman yang menayangkan film porno.

"Saya bukan orang yang menikmati nonton film itu," katanya. Sebab itu, buru-buru ia mematikan gadgetnya dan menghapus film tersebut.

Arif, anggota Fraksi PKS di Komisi V mengatakan apa yang sudah terjadi adalah takdir."Mau bagaimana lagi?" katanya dengan nada pasrah.

Bagaimana bila ia dinilai melanggar UU Pornografi? Anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat VII ini menegaskan ia tidak tahu pasal-pasal dalam UU tersebut. Tapi ia tegaskan, ia tidak dengan sengaja menonton film porno tersebut dan dari balkon dipotret oleh juru foto.


Redaktur: Stevy Maradona
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir.(HR Muslim)
ujo, Senin, 11 April 2011, 13:16

buat saudaraku yg terkena syubhat ikhwanul muslimin,,mari kita tinggalkan segera dan kembali kemanhaj yg haq, dakwah salafush shalih,,

Balas
Abu Taqwa, Senin, 11 April 2011, 08:37

Definisi Taqwa menurut seorang sahabat, adalah BERHATI-HATI !!!!

Balas
suwatih herawati, Senin, 11 April 2011, 08:23

sabar ya pak arif mungkin ini adalah satu ujian untuk hambanya yang beriman.semoga Alloh berikan jalan keluar yang baik untuk bapak dan semuanya. amin

Balas
aris, Senin, 11 April 2011, 04:43

kita serahkan semuanya kpd ALLAH SWT,tetap istiqomah PKS maju terus pantang mundur

Balas
Dodol, Minggu, 10 April 2011, 22:42

jiahhh alesan deh bilang konspirasi basiiii, wong doi sendiri yg berulah, cape deh.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...