Rabu , 23 Agustus 2017, 13:46 WIB

Pakar Planologi Unisba Calonkan Diri Jadi Walkot Bandung

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto
Unisba
Unisba

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDUNG -- Menjelang pemilihan calon Wali Kota (Cawalkot) Bandung 2018, beberapa komunitas yang tergabung dalam Kaukus Muda Universitas Islam (Unisba) Bandung mendorong salah satu Pakar Planologi lulusan Unisba, Deny Zaelani maju ke Pilwalkot.

Menurut Perwakilan dari Kaukus Unisba, Irzal Yanuardi yang juga Koordinator Jaringan Tim Pemenangan Denny Zaelani, pihaknya merasa terpanggil untuk mendukung Deny Zaelani berjuang menuju 'Bandung Satu'. Pihaknya berkeyakinan bahwa dengan segala pengalamannya dan bidang keahlianya akan menjadi pelayan utama yang pantas bagi Warga Kota Bandung.

"Seandainya Kang Deny kelak dipercaya menjadi Bandung satu atau pun Bandung dua, Kami akan tetap kritis terhadap kepemimpinan Kang Deny," katanya.

Saat ini, memang sudah banyak keberhasilan yang telah dilakukan oleh Ridwan Kamil sebagai Wali Kota saat menjabat. Terutama, dalam menata kota dan melayani warga Kota Bandung.

Hal inilah, kemungkin besar akan menjadi tolak ukur bagi warga Kota Bandung dalam memilih calon pemimpinnya pada tahun 2018 kelak. Mengingat, Ridwan Kamil akan menyudahi kepemimpinannya di Kota Bandung pada September  2018.

"Hari ini berbagai macam figur pun banyak bermunculan untuk bersaing menjadi orang nomor satu di Kota Bandung," katanya.

Irzal menilai, dibutuhkan sebuah penataan kota yang terencana rapih dan terkendali dalam pemanfaatan ruang untuk membuat Kota Bandung menjadi Ibu Kota Jawa Barat yang terkemuka. Mengingat, Bandung sebagai Kota Metropolitan dengan luas yang tidak terlalu besar, dan berada di posisi kelilingan gunung-gunung yang selain menyimpan keindahan tentunya juga mengandung potensi dari berbagai macam bencana alam.

"Saya pikir, Deny Zaelani, sebagai bakal calon wali kota Bandung 2018-2023, yang kebetulan berlatar belakang pendidikan Teknik Planolgi Unisba merupakan satu pilihan strategis bagi calon pelayan utama warga Kota Bandung," katanya.

Saat ini, kata dia, Deny sudah mengikuti penjaringan pencalonan ke partai Hanura. Karena, ia sudah terdaftar sebagai pengurus Hanura.