Jumat , 11 August 2017, 16:56 WIB

Empat Partai Jajaki Koalisi Hadapi Pilgub Jabar

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Bilal Ramadhan
Republika/Edi Yusuf
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Empat partai yakni Nasdem, PKB, PPP, dan Hanura tengah melakukan penjajakan koalisi menghadapi Pilgub Jawa Barat 2018 mendatang. Penjajakan ini diawali dengan pertemuan pengurus daerah untuk membahas kemungkinan membangun kekuatan bersama-sama.

Meski demikian belum ada keputusan resmi terkait koalisi empat partai ini. Termasuk calon yang akan diusung juga belum menyepakati Ridwan Kamil yang telah resmi diusung Nasdem.

"Belum (sepakat usung Ridwan Kamil). Masing-masing partai masih penjajakan. Komunikasi dengan Kang Emil juga komunikasi antarpartai masih dilakukan," kata Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat, Saan Mustopa usai menggelar pertemuan dengan PKB, PPP, dan Hanura di Hotel Papandayan, Kota Bandung, Jumat (11/8).

Menurutnya, sosok calon yang akan diusung harus disepakati seluruh partai yang akan berkoalisi. Kecocokan dengan Ridwan Kamil yang dikatakan Saan akan coba dibangun dan dikomunikasikan dengan tiga partai tersebut.

Ia menyebutkan masih ada waktu untuk membahas terkait koalisi dan calon yang akan diusung. Di mana pendaftaran calon disebutkan paling lambat pada 30 Januari 2018 mendatang. Saan mengatakan partai lain masih mencari sosok yang terbaik untuk kemajuan Jawa Barat. Seperti yang Nasdem nilai saat ini ada di diri Ridwan Kamil.

"Kita butuh figur gubernur ke depan yang mumpuni dan mampu membawa Jabar lebih baik. Dan ini tidak gampang. Kita melihat sekarang ini dalam perspektif Nasdem ada di Ridwan Kamil yang terbaik. Tapi belum tentu nanti dengan Hanura dengan PKB," tuturnya.

Ketua DPD Hanura Jawa Barat, Aceng HM Fikri, menambahkan pihaknya juga belum membahas pada tataran calon yang akan diusung. Penjajakan ini dinilai masih merupakan tahap awal menentukan skema koalisi dengan partai lain. Meskipun Aceng sempat digadang-gadang sebagai pendamping Ridwan Kamil.

"Untuk saat ini kami masih belum membicarakan soal orang untuk bersanding dengan RK. Tapi lebih masih pada desain koalisi dengan partai yang sudah bersinergi dan sudah ada titik temu," kata Aceng di lokasi yang sama.