Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Jabar Wajibkan Program Penanggulangan Kemiskinan

Selasa, 12 Maret 2013, 09:19 WIB
Komentar : 0
Republika/Edwin Dwi Putranto
Ahmad Heryawan

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG--Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mewajibkan semua dinas di lingkungannya untuk membuat program penanggulangan kemiskinan. Hal itu dilakukan, demi pencapaian target tiga besar nasional dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKID) dan Laporan Penyelenggaran Pemerintah Daerah (LPPD).

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota untuk meneliti, menelisik urusan kemiskinan. Hasil kegiatan itu, akan menjadi bahan untuk membuat program penanggulangan kemiskinan. "Nanti program penanggulangan kemiskinan harus ada di semua OPD," ujarnya usai menerima Tim Penilai EKPPD-LPPD 2011 dalam ekspose Prestasi Kinerja Tahun 2009-2011 tentang Kesejahteraan Masyarakat, Good Governance Pelayanan Dasar dan Daya Saing Daerah di Ruang Sangga Buana Gedung Sate, Senin (11/3).

Heryawan mengatakan, setiap OPD akan memiliki program pengentasan kemiskinan sesuai dengan lingkup kerjanya masing-masing. Masyarakat di sektor kerja OPD tersebut, akan dilibatkan dalam setiap program kerja dan kegiatan lainnya.

Heryawan mencontohkan, Dinas Pertanian akan memiliki program dengan tujuan utama menyejahterkan petani dan masyarakat lain yang terlibat dalam sektor pertanian. Hal yang sama, dilakukan juga oleh Dinas Perikanan yang berprogram meningkatkan kesejahteraan nelayan.  "Kalau, Dinas Bina Marga nantinya akan memiliki proyek pembangunan jalan yang melibatkan banyak tenaga kerja," katanya.

Selain penurunan kemiskinan, Heryawan berharap, program itu akan mendongkar peringkat Jabar masuk dalam tiga besar terbaik nasional penilaian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) dan Laporan Penyelenggaran Pemerintah Daerah (LPPD).

Saat ini Jabar masih berperingkat enam besar nasional. Heryawan optimistis, target masuk tiga besar itu bisa segera terwujud mengingat Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Jabar telah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Prestasi itu, dianggap menjadi salah satu faktor pendorong pencapaian lainnya.

Reporter : Arie Lukihardianti
Redaktur : M Irwan Ariefyanto
1.787 reads
Sesungguhnya Allah SWT mengampuni beberapa kesalahan umatku yang disebabkan karena keliru, karena lupa, dan karena dipaksa (HR Ibnu Majah, Baihaqi, dan lain-lain)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...