Saturday, 29 Jumadil Akhir 1436 / 18 April 2015
find us on : 
  Login |  Register

Presiden Bertolak ke Jakarta

Wednesday, 12 September 2012, 11:06 WIB
Komentar : 1
Antara
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu siang, kembali ke Jakarta setelah meresmikan pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau, Selasa malam (11/9).

Sebelum bertolak menuju Jakarta, Presiden dengan didampingi oleh Ibu Ani Yudhoyono dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu menyaksikan pertandingan voli putra antara Provinsi Jawa Tengah melawan Provinsi Kalimantan Timur dan voli putri antara Provinsi Jawa Timur melawan Provinsi Papua.

Kepala Negara beserta rombongan dijadwalkan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma pada tengah hari. Presiden Yudhoyono melakukan kunjungan kerja ke Riau selama dua hari, 11-12 September, untuk meresmikan pembukaan PON XVIII di Stadion Utama Riau.

Turut serta dalam kunjungan kerja Presiden antara lain Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi, Mendikbud Muhammad Nuh, dan Seskab Dipo Alam.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Eksekusi Mati TKI, DPD: Indonesia Kecolongan
JAKARTA -- Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menilai Indonesia kecolongan dalam kasus eksekusi mati tenaga kerja Indonesia (TKI) di Arab Sudi. Anggota DPD...