Friday, 24 Zulqaidah 1435 / 19 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kanopi Stadion PON Riau Runtuh

Friday, 07 September 2012, 04:45 WIB
Komentar : 3
riau.go.id
PON Riau
PON Riau

REPUBLIKA.CO.ID,PEKANBARU--Gubernur Riau HM Rusli Zainal menganggap insiden runtuhnya bangunan berupa kanopi bagian depan pada Stadion Tenis tidak akan mengganggu jadwal pertandingan yang telah diagendakan.

"Insiden ini merupakan insiden kecil yang tidak usah dibesar-besarkan. Yang jelas Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 tetap akan dilaksanakan dengan maksimal," kata Rusli di Pekanbaru, Jumat dini hari.

Ia juga menjelaskan, insiden robohnya atap bangunan Stadion Tenis ini merupakan insiden yang tak disengaja akibat alam.

"Yang roboh juga atap bagian depan, sementara arena pertandingan yang berada di dalam masih tampak kokoh dan siap pakai," katanya.

Rusli menjelaskan, proyek Stadion Tenis yang terdiri dari tujuh lapangan tenis terbuka dan satu VIP itu merupakan proyek milik perusahaan yang memang turut serta pada Pekan Olahraga Nasional di Riau.

"Saya tadi sudah menginstruksikan bagaimana semuanya agar dapat dipulihkan. Pihak PTPN V juga diminta untuk melakukan pengecekan fisik secara teliti jangan sampai insiden sama kembali terjadi," katanya.

Ia mengungkapkan, pihaknya juga akan mengusahakan untuk melakukan pengecekan fisik bangunan nahas itu melalui ahli konstruksi eksternal perusahaan itu.

"Hal itu untuk lebih meyakinkan bahwa bangunan benar-benar layak fungsional," katanya.
Rusli menjelaskan, selain bangunan Stadion Tenis, pihaknya juga akan melakukan upaya yang sama terhadap seluruh arena pertandingan.

"Jangan sampai insiden ini justru terjadi di arena-arena pertandingan lainnya," demikian Gubernur.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Rasulullah SAW bersabda:"Barangsiapa yang berwudhu lalu menyempurnakannya, lunturlah dosa-dosanya hingga keluar dari bawah kuku-kukunya."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...