Senin, 21 Jumadil Akhir 1435 / 21 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Markas Polrestabes Makassar Terbakar

Senin, 03 September 2012, 00:12 WIB
Komentar : 0
Antara/Fiqih Arfani
Seorang petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan jilatan api yang membakar sebuah gudang. (ilustrasi)
Seorang petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan jilatan api yang membakar sebuah gudang. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR - Markas Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Sulawesi Selatan, di Jalan Ahmad Yani Kecamatan Wajo, terbakar pada Ahad (2/9) malam.

Kebakaran tersebut terjadi di ruang asisten pribadi atau ruangan ajudan Kepala Polrestabes Makassar Komisaris Besar Polisi Erwin Triwanto, sekitar pukul 22.00 Wita.

Sejumlah barang elektronik seperti pendingin udara, mesin faksimil, alat penyuplai listrik untuk baterai radio komunikasi, komputer, dan televisi hangus terbakar.

Bahkan, sejumlah arsip administrasi dalam lemari ruangan tersebut tidak bisa diselamatkan karena dilalap "si jago merah". Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Berdasarkan informasi, percikan api muncul dari pojok sebelah kanan ruangan yang diduga akibat arus pendek listrik. Api kemudian secara cepat membakar seluruh ruangan.

Puluhan mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api. Api padam sekitar pukul 00.00 Wita.

"Saat ini masih diselidiki apa penyebabnya. Dan anggota dari Laboratorium Forensik masih melakukan penyelidikan," kata Kepala Polrestabes Makassar Kombes Pol Erwin Triwanto di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan beberapa saksi, katanya, api muncul dari pojok sebelah kanan ruangan. Di ruangan sebelah kanan terdapat kotak atau gardu kecil sebagai tempat aliran listrik. "Hanya beberapa arsip lama terbakar dan tidak terlalu penting. Terakhir aktivitas di dalam ruangan itu sekitar pukul 14.00 Wita," katanya.

Kepala Operasional Polrestabes Makassar Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hotman Sirait mengaku, dirinya saat itu sedang memimpin apel malam di lapangan Markas Polrestabes Makassar.

Namun, tiba-tiba terdengar suara kaca pecah dari arah ruangan tersebut dan terlihat asap tebal disertai api. "Saya dan sejumlah personel sedang melaksanakan apel, kemudian terdengar suara kaca jendela pecah dan muncul gumpalan asap disertai api," kata Hotman.

Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar