Sabtu, 5 Sya'ban 1436 / 23 Mei 2015
find us on : 
  Login |  Register

Pabrik Minyak Goreng Terbesar di Indonesia Timur Telan Rp 1,7 T

Kamis, 23 Agustus 2012, 23:50 WIB
Komentar : 0
Republika/Edwin Dwi Putranto
Minyak goreng (ilustrasi)
Minyak goreng (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU- Pembangunan pabrik minyak goreng di kota Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat, dengan luas areal 1,3 hektare bakal menghabiskan anggaran Rp1,7 triliun.

Pembangunan Industri minyak goreng terbesar di kawasan Timur Indonesia ini dengan investor PT Astra Grup, kata Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh di mamuju, Kamis (23/8)

"Kami memberikan apresiasi kepada pemkab Mamuju Utara yang telah memberikan kemudahan kepada investor dengan menyiapkan lahan seluas 1,3 hektar. Kita rencanakan peletakkan batu pertama akan dimulai pada medio September 2012 walaupun saat ini proses pembangunan telah dimulai,"katanya.

Ia mengatakan, peletakaan batu pertama ini akan diupayakan dilakukan oleh Menteri terkait seperti Menteri Perekonomian, Menteri Perindustrian atau Menteri Perdagangan.

"Nanti kita koordinasikan siapa menteri yang dapat menghadiri peletakkan batu pertama pembangunan pabrik minyak goreng ini,"ungkap Anwar.

Gubernur dua periode ini menuturkan, pembangunan minyak goreng di Sulbar karena daerah ini merupakan penghasil CPO terbesar di kawasan Timur Indonesia.

"Mamuju dan Mamuju Utara merupakan daerah penghasil CPO terbesar di Kawasan Timur Indonesia. Karena itu, wajar dika dibangun pabrik industri minyak goreng di daerah ini,"terang Anwar.

Jika pabrik minyak goreng ini telah beroperasi maka kelak akan mampu menyuplai kebutuhan minyak goreng ke provinsi Papua, papua Barat, Maluku maupun provinsi tetangga lainnya.

 

Redaktur : Hafidz Muftisany
Hai Bani Israil, ingatlah akan nimat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS. Al-Baqarah [2]:122)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Kita Harus Bahu-membahu Bantu Muslim Rohingya'
JAKARTA -- Ustaz Erick Yusuf menghimbau umat muslim Indonesia untuk saling bahu membahu dalam membantu muslim Rohingya. Terlebih lagi muslim rohingya kini tengah...