Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Seorang Bocah Jadi Korban Kebakaran di Batam

Selasa, 21 Agustus 2012, 15:52 WIB
Komentar : 0
Antara
Kebakaran Tambora
Kebakaran Tambora

REPUBLIKA.CO.ID,BATAM--Seorang anak berumur delapan tahun dipastikan meninggal dunia dalam kebakaran yang terjadi di pemukiman ilegal Muara Takus Batu Ampar, Batam Kepulauan Riau, Selasa.

Anak yang masih belum diketahui namanya itu hangus terbakar dalam rumahnya. "Kemungkinan dia tertidur sehingga tidak bisa menyelamatkan diri," kata saksi mata. Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Otorita Batam untuk divisum.

Kebakaran di Batu Ampar itu menghanguskan sekitar 60 rumah. Api mulai menjilat pemukiman itu sekitar pukul 6.30 WIB dan saat ini sudah bisa dikendalikan lima mobil pemadam kebakaran.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Batam Ardiwinata mengatakan pemerintah langsung turun tangan membantu sekitar 200 jiwa korban kebakaran. "Pemerintah langsung membangun tenda di Perumahan Pertamina yang dekat dengan lokasi," kata Ardi.

Tenda yang dilengkapi dapur umum dan tempat tidur itu menjadi tempat tinggal warga untuk sementara. Pemerintah juga menyiapkan bantuan natura berupa pakaian, baju dan perlengkapan lainnya untuk tiga hari ke depan.

"Untuk hari ini, kami langsung memberikan makanan nasi bungkus, karena mendesak untuk makan siang," kata Ardi. Ia mengatakan berdasarkan kesimpulan sementara, kebakaran diduga akibat kelalaian warga yang melempar barang mudah terbakar.

"Sementara diduga ada seasang suami istri yang bertengkar, ada barang yang dilempar hingga memicu kebakaran," kata Ardi.

Wakil Wali Kota Batam Rudi langsung menemui korban kebakaran di tempat kejadian.
Ia mengungkapkan keprihatinan atas musibah yang terjadi dihari ke-3 Idul Fitri.
"Ini musibah, ujian dari Tuhan, semoga para korban sabar," kata dia.

Rudi menyatakan pemerintah akan memberikan bantuan yang diperlukan korban kebakaran.
"Diperkirakan jumlah korban mencapai 200 KK, untuk itu akan diberikan bantuan. Kasihan mereka," kata Wakil Wali Kota.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Hati-hatilah terhadap dusta. Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (pembohong)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
MUI Harapkan PPP Islah
JAKARTA -- Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) alami perselisihan. Akan hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta PPP untuk segera melakukan Islah. "Pada forum...