Saturday, 4 Zulqaidah 1435 / 30 August 2014
find us on : 
  Login |  Register

Para PNS Berharap Dapat THR

Tuesday, 24 July 2012, 05:41 WIB
Komentar : -1
Republika
Apel PNS
Apel PNS

REPUBLIKA.CO.ID,  PADANG -- Kepastian ada tidaknya tunjangan hari raya (THR) Lebaran 1433 Hijriah bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Padang masih menunggu pembahasan APBD Perubahan 2012.

Secara prinsip DPRD Padang berharap adanya alokasi dana untuk THR pada Lebaran untuk pegawai di lingkungan Pemkot, namun hal itu masih menunggu pembahasan APBD-P yang tengah dilakukan legislatif, kata Ketua DPRD Padang Zulherman di Padang, Selasa.

Menurut dia, alokasi dana untuk THR masih melihat kondisi keuangan daerah, apakah mampu atau tidak untuk membayarnya.

Ia mengatakan, pengalokasi dana untuk THR akan menjadi bagian pembahasan antara DPRD dan Pemkot Padang terkait perubahan APBD.

Meski demikian, ia mengharapkan PNS dan pegawai di lingkungan Pemkot Padang untuk bersabar dan lebih berkonsentrasi beribadah di bulan Ramadhan ini.

Para pegawai di lingkungan Pemkot dan sekretariat DPRD Padang sangat berharap pada Lebaran mereka dapat menerima THR setelah sejak tiga tahun terakhir tidak menerima tunjangan itu.

"Pada Lebaran tahun ini kami berharap menerima THR setelah pada tahun sebelumnya tidak mendapatkan tunjangan tersebut," kata salah seorang PNS di Padang.

Ia mengatakan, THR sangat diharapkan untuk memenuhi kebutuhan pada Hari Raya Idul Fitri bersama keluarganya.

Ia juga berharap pegawai di lingkungan Pemkot dan DPRD Padang dapat menyambut Lebaran seperti pegawai di Kantor Gubernur Sumbar yang setiap Lebaran menerima THR.

Kami menyadari kondisi keuangan Kota Padang sangat terbatas karena banyaknya dana tersedot untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa 2009, tambahnya.

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : Antara
Pulanglah pada istrimu, bila engkau tergoda seorang wanita (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar