Selasa, 1 Rabiul Awwal 1436 / 23 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Rendahnya Kesadaran Berlalu-lintas Penyebab Utama Kecelakaan

Minggu, 15 Juli 2012, 03:07 WIB
Komentar : 0
Republika
Kecelakaan lalu lintas. Ilustrasi
Kecelakaan lalu lintas. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG ARO, SUMBAR -- Rendahnya kesadaran berlalu lintas dan belum memadainya sarana prasarana pendukung menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas di Solok Selatan, Sumatera Barat.

"Kesadaran berlalu lintas yang masih rendah dan belum memadainya sarana serta prasarana pendukung merupakan penyebab utama kecelakaan lalu lintas di daerah ini," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Solok Selatan Iptu Adhi Jais di Padang Aro, Minggu.

Dia menyebut salah satu sarana yang belum memadai adalah angkutan umum yang masih sedikit, sehingga mayoritas masyarakat khususnya pelajar menggunakan sepeda motor untuk beraktivitas. "Untuk di pusat pemerintahan di Padang Aro sampai sekarang belum ada angkutan umum, sehingga masyarakat khususnya pelajar menggunakan sepeda motor," katanya.

Dia menyebutkan, korban kecelakaan lalu lintas di Solok Selatan 60 persen merupakan usia produktif dengan menggunakan sepeda motor.

Untuk menekan jumlah kecelakaan lalu lintas, Polres Solok Selatan akan mengintensifkan sosialisasi dengan sasaran utama para pelajar. "Pendidikan berlalu lintas sudah disinergikan dalam pelajaran PPKN, namun masih belum efektif dalam menekan angka kecelakaan. Tahun ini kami mencoba mengintensifkan sosialisasi tertib lalu lintas kepada pelajar," katanya.

Polres Solok Selatan juga merangkul tokoh masyarakat, tokoh agama, komunitas kendaraan bermotor serta komunitas ojek sebagai upaya meningkatkan kesadaran berlalu lintas masyarakat. "Kita juga akan mengintensifkan razia dan saat ini tengah kita lakukan Operasi Patuh yang dimulai sejak 4 Juli," katanya.

Data Satuan Lalu Lintas Polres Solok Selatan menunjukkan, pada semester pertama tahun ini terjadi 29 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia tujuh orang, luka berat 12 orang dan luka ringan 35 orang.

Jika dibanding periode yang sama tahun lalu, kecelakaan lalu lintas di Solok Selatan mengalami penurunan. Kasus kecelakaan lalu lintas pada semeter pertama 2011 sebanyak 35 kasus dengan korban meninggal dunia 15 orang, luka berat 11 orang dan luka ringan 37 orang.

Sesuai pemetaan Polres Solok Selatan, daerah rawan kecelakaan lalu lintas meliputi Padang Aro, Timbulun, Bariang Sangir yang berada di Kecamatan Sangir. Lalu Pulakek Kecamatan Sungai Pagu dan di kawasan Pekonina Kecamatan Pauh Duo.

Beramallah kamu sekalian, karena beramal akan merubah sesuatu yang buruk yang telah ditentukanNya padamu(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Irman Gusman: Nilai Pemerintahan Jokowi A Minus
AKARTA — Ketua Dewan Perwakilan Daerah, Irman Gusman menilai pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla sudah berlangsung baik. Meski menurutnya banyak kebijakan yang diambil...