Saturday, 1 Muharram 1436 / 25 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Antisipasi Lonjakan Harga, Pemprov Sultra Gelar Pasar Murah Ramadhan

Tuesday, 10 July 2012, 23:51 WIB
Komentar : 0
Antara
Pasar murah minyak goreng kemasan
Pasar murah minyak goreng kemasan

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Pemerintah provinsi (pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menggelar pasar murah guna mengantisipasi gejolak kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok selama puasa Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri 1433 Hijriah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra, Saemu Alwi, di Kendari, Selasa mengatakan, pasar murah tersebut mulai dilaksanakan lima hari sebelum memasuki bulan Ramadhan.

"Rencana, pasar murah itu akan kami gelar 15 Juli. Kami akan membicarakan dengan pihak distributor," kata Saemu Alwi.

Saemu mengatakan, kegiatan pasar murah Ramadhan itu bertujuan untuk memberi kesempatan bagi warga masyarakat mulai dari penghasilan ekonomi menengah ke bawah untuk datang berbelanja sejumlah kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah itu jelang Ramadhan.

"Pasar murah ini akan melibatkan pelaku usaha khususnya para distributor sembako yang ada di Kota Kendari," ujar Saemu.

Sudah menjadi kebiasaan, kata Saemu, menjelang Ramadhan ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, untuk itu kita melakukan kegiatan pasar murah agar bisa menekan kenaikan harga tersebut.

Saat ini kata Saemu, pihak intens melakukan pantauan harga sembako di tingkatan distributor dan pasar tradisional di daerah itu, untuk mengetahui gejolak harga di lapangan.

"Sejauh ini, kami belum menemukan adanya kenaikan harga yang meresahkan warga. Meskipun ada komoditas tertentu yang mengalami kenaikan tetapi masih dalam batas kewajaran," katanya.




Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
Tetangga adalah orang yang paling berhak membeli rumah tetangganya.((HR. Bukhari dan Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Tugas Kopassus di Era Presiden Baru
JAKARTA -- Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus telah memiliki pemimpin baru yaitu Mayjen TNI Doni Monardo. Bertepatan dengan penggantian presiden baru, ada beberapa hal...