Tuesday, 28 Zulqaidah 1435 / 23 September 2014
find us on : 
  Login |  Register
  • Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.

    Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.

  • Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.

    Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.

  • Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.

    Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.

  • Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.

    Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.

  • Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.

    Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.

  • Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.

    Budidaya kepiting di Takalar, Sulawesi Selatan.

  • Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.

    Budidaya kepiting di Takalar, Sulawesi Selatan.

Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.  Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.  Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.  Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.  Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.  Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.  Pembenihan kepiting di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan.

In Picture: Nilai Ekspor Kepiting dan Rajungan Terus Meningkat

Wednesday, 04 July 2012, 12:03 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,Rajungan atau Blue swimming crab merupakan salah satu komoditas ekspor yang prospektif dan semakin diminati oleh pasar dunia. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat setiap tahunnya nilai ekspor kepiting dan rajungan mengalami peningkatan. Pada tahun 2007 menempati urutan ketiga setelah udang dan tuna yaitu sejumlah 21.510 ton dengan nilai 170 juta dolar AS. Sedangkan untuk tahun 2011 nilai ekspor kepiting dan rajungan mencapai 250 juta dolar AS atau mengalami kenaikan 10 - 20 persen.

Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan benih kepiitng dan rajungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya khususnya Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar di propinsi Sulawesi Selatan mengembangkan unit Pembenihan Kepiting Bakau dan Rajungan sejak tahun 2004.

BBAP Takalar merupakan unit pembenihan rajungan yang paling berhasil di dunia dan menjadi lokasi kunjungan studi banding dan pelatihan dari berbagai negara. Setiap tahunnya BBAP Takalar melakukan restocking atau penebaran kembali benih sebanyak 100.000 ekor crablet rajungan di habitat aslinya.

 

 

 

 

 

 

 

Redaktur : Mohamad Amin Madani
FOTO SEBELUMNYA
FOTO TERPOPULER
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar