Kamis, 4 Syawwal 1435 / 31 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Yogyakarta Gelar Festival Malioboro

Rabu, 04 Juli 2012, 06:48 WIB
Komentar : 0
Antara
Kawasan Malioboro
Kawasan Malioboro

YOGYAKARTA--Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta akan menggelar Festival Malioboro di Kota Yogyakarta, 6-8 Juli 2012, dan rencananya dibuka oleh Gubernur provinsi ini Sri Sultan Hamengku Buwono X.

"Direncanakan Sultan HB X akan membuka secara resmi Festival Malioboro yang berlangsung di Plaza Monumen Serangan Oemoem 1 Maret di Titik Nol Kota Yogyakarta,"kata Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tazbir, di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, dalam festival itu anti juga akan dimeriahkan dengan penampilan grup Band Letto dan kolaborasi seni Pesinden Sritu Respati oleh Jemek Supardi serta peragaan fashion dari Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) DIY.

"Selama Festival Malioboro berlangsung juga akan ada kolaborasi tari bertajuk "Yogyakarta Kota Republik` yang mengisahkan tantang sejarah Keistimewaan Yogyakarta,"kata Tazbir.

Ia mengatakan dalam Festival Malioboro tersebut juga akan menampilkan seniman - seniman dari luar negeri salah satunya Malaysia.

"Diharapkan Festival Malioboro `Sound of Jogja` pada tahun ini makin mengukuhkan peran Yogyakarta sebagai aset wisata budaya sekaligus Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),"kata Tazbir.

Yang menarik Festival Malioboro, katanya, pada kegiatan itu juga akan menampilkan seni tari seluruh Indonesia dari Aceh hingga Papua, termasuki musik tradisional Accapela Mataram.

"Selain itu, digelar berbagai lomba di antaranya lomba perkusi tingkat SD - SMA,mahasiswa dan dan umum," kata Tazbir. Festival tersebut rencananya ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Rasulullah saw. bersabda: Janganlah engkau berdusta mengatasnamakan aku, karena sesungguhnya orang yang berdusta atas namaku, maka ia akan masuk neraka.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Awas.. Ada Pocong di Monas
 JAKARTA -- Buat Anda yang ingin berkunjung ke Monas berhati-hatilah. Karena akan ada pocong yang mengahampiri Anda. Upss, tapi pocong ini bukan pocong beneran...