Rabu, 3 Syawwal 1435 / 30 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Petani Padang Lawas Cegat Mobil Rombongan Menhut

Jumat, 29 Juni 2012, 19:21 WIB
Komentar : 2
Antara
Menhut Zulkifli Hasan melepas Tim Ekspedisi Khatulistiwa
Menhut Zulkifli Hasan melepas Tim Ekspedisi Khatulistiwa

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Petani Kabupaten Padang Lawas yang menginap di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara berupaya mencegat rombongan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan yang menghadiri pembukaan Jambore Remaja se-Asean di Lapangan Benteng Medan, Jumat.

Awalnya, puluhan petani yang juga terdiri dari sejumlah ibu rumah tangga itu membentangkan spanduk yang berisi tuntutan agar pemerintah membantu perjuangan mereka yang merasa tanahnya diserobot dua perusahaan di Padang Lawas.

Namun, ketika rombongan Menhut Zulkifli Hasan akan keluar melalui gerbang Lapangan Benteng yang berada di depan gedung Pengadilan Negeri Medan, puluhan petani langsung bergerak berupaya mencegat laju rombongan menteri.

Dengan berteriak dan menyampaikan sejumlah tuntutan, puluhan petani tersebut berdiri sambil berusaha menahan mobil yang dinaiki Menhut Zulkifli Hasan. Namun tindakan puluhan petani itu gagal karena dicegah sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja dan Brigade Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI).

Salah seorang pengunjuk rasa Ronald Nasution mengatakan, pihaknya hanya ingin menyampaikan aspirasi tentang penyerobotan lahan yang dilakukan dua perusahaan yang bergerak di bidang hasil tanaman hutan di Padang Lawas.

Jika memungkinkan, pihaknya ingin Menhut Zulkifli Hasan berdialog dengan petani mengenai solusi yang perlu dilakukan agar lahan mereka dapat kembali. Pihaknya juga tidak berkeinginan untuk mengganggu atau mengacaukan kegiatan yang dihadiri puluhan remaja dari sejumlah negara tersebut.

"Buktinya, kami hanya bergerak ketika kegiatan di tempat itu selesai," katanya.

Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
"Tidak masuk surga orang yang ada dalam hatinya seberat biji sawi dari kesombongan"((HR Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
JK, Terpilih Wapres Biasa Saja, Anak dan Cucu Sedih
JAKARTA -- JAKARTA -- Jusuf Kalla sudah diumumkan secara resmi oleh KPU sebagai cawapres terpilih 2014-2019 pada tanggal 22 Juli kemarin. Ini menjadi kali...