Senin, 25 Juni 2012, 14:18 WIB

Dor..Rumah Bupati Bengkulu Tengah Kena Peluru Nyasar,Satu Cedera

Rep: Bilal Ramadhan/ Red: Hazliansyah
Senjata api (Ilustrasi)
Senjata api (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah peluru nyasar mengenai kediaman Bupati Bengkulu Tengah, Feri Ramli di Jalan Basuki Rahmad, Bengkulu pada Ahad (24/6) sekitar pukul 23.30 WIB. Timah panas itu berasal dari senjata api milik polisi yang saat itu sedang mengejar pelaku narkoba yang berjarak 500 meter dari rumah Feri Ramli.

Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu, AKBP Hery Wiyanto, menjelaskan penembakan tersebut terjadi saat anggota polisi direktorat narkoba Polda Bengkulu memburu pelaku narkoba yang kebetulan berada di depan rumah Bupati Bengkulu Tengah, Feri Ramli. Pelaku narkoba yang ditangkap yaitu berinisial RN.

Penangkapan RN ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan tersangka narkoba sebelumnya, Sukirno yang rencananya akan melakukan pertemuan transaksi narkoba di Simpang Suka Merindu, sekitar 500 meter dari kediaman Feri Ramli. Curiga saat bertransaksi, pelaku melarikan diri dan dikejar oleh anggota polisi serta mengeluarkan tembakan peringatan.

Tembakan peringatan ke atas sebanyak dua kali dan tembakan lurus dua kali yang dilepaskan salah satunya mengenai lengan seorang Satpol PP penjaga rumah Bupati Bengkulu Tengah, Ramdani.

Anggota polisi yang meletuskan tembakan tersebut saat ini masih dalam pemeriksaan di Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Bengkulu.

"Korban tertembak peluru nyasar, Ramdani (26 tahun), merupakan anggota Satpol PP, kena luka tembak pada telapak tangan. Kondisi baik di RS Bhayangkara," jelas AKBP Hery Wiyanto kepada Republika, Senin (25/6).