Friday, 7 Muharram 1436 / 31 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Dumai Diselimuti Asap Putih 'Kiriman'

Monday, 25 June 2012, 14:08 WIB
Komentar : 3
Kebakaran Hutan
Kebakaran Hutan

REPUBLIKA.CO.ID, DUMAI - Asap putih dengan ketebalan pekat hingga pukul 10.00 WIB di Senin (25/6) pagi di Dumai, Riau, muncul karena kebakaran hutan dan lahan di beberapa kabupaten tetangga. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Kehutanan pada Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Dumai, Hadiono.

Dikatakannya, kabut asap masih tampak menyelimuti sebagian kawasan pemukiman penduduk dan ruas jalan utama dan lingkungan masyarakat. Potensi titik api di Dumai berdasarkan pantauan Satelit NOAA-18 menunjukkan nihil dan tidak ada aktivitas pembakaran.

Ketebalan kabut asap dengan jarak pandang hanya berkisar 100 hingga 200 meter ini, diperkirakan Hadiono, berasal kiriman dari kejadian kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rohil dan Bengkalis. Kondisi nihil titik api di kota langganan kabut asap ini karena terus diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir.

"Untuk Dumai titik api nihil dan asap yang menyelimuti merupakan asap kiriman dari Bengkalis dan Rohil," kata Hadiono. Ia mengharapkan kedepannya Dumai selalu turun hujan supaya potensi kebakaran itu dapat diminimalisasi dan mengurangi keberadaan kabut asap.

Kabut asap di Dumai sebelumnya dikategorikan kualitas udara tidak sehat dan membahayakan kesehatan manusia. Pihak pengamanan kehutanan dibantu manggala agni dan regu pemadam kelurahan dan kecamatan juga telah bekerja keras memadamkan kebakaran hutan di beberapa titik api yang terpantau.

"Usaha pengendalian api telah kita lakukan secara optimal dengan mengerahkan semua kemampuan. Namun karena adanya asap kiriman, jadi kita tidak bisa berbuat banyak," katanya.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur(HR. Thabrani)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Satu Satu Aku Sayang Ibu,' Siswa SD di Amerika Bernyanyi dan Bermain Angklung
WASHINGTON DC -- Sekitar 200 siswa SD dari tiga negara bagian di Amerika mempergelarkan musik angklung di Washington DC. Mereka tampil dalam rangkaian...