Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pelaku Pembunuh Polisi 14 Tahun Lalu Akhirnya Dibekuk

Minggu, 17 Juni 2012, 21:15 WIB
Komentar : 0
AP
Ilustrasi pistol

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKALAN -- Aparat Kepolisian Resor Bangkalan, Madura, Minggu, menangkap pelaku pembunuhan anggota Polrestabes Surabaya yang terjadi pada tahun 1998.

Menurut Kapolres Bangkalan AKBP Endar Priantoro, tersangka pembunuhan berinisial Ms, warga Desa Telok, Kecamatan Galis, Bangkalan.

"Penangkapan dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres AKP Soegeng Prijatno," kata Endar.

Pelaku merupakan penadah kendaraan bermotor curian. Ia membunuh tiga orang anggota Polwiltabes Surabaya pada tahun 1998, saat petugas melakukan penggerebekan di rumahnya.

Ketika itu, sebanyak sepuluh orang anggota Polwiltabes Surabaya yang melakukan penggerebekan tiba-tiba diteriaki sebagai pasukan ninja yang saat itu kondisi keamanan di Bangkalan memang diresahkan dengan kasus ninja.

Warga yang mendengar teriakkan tersangka langsung mengepung petugas kepolisian yang sedang memasuki pekarangan rumah Ms. Massa datang dengan membawa berbagai jenis senjata tajam dan langsung mengepung semua anggota polisi dari Surabaya tersebut.

Dari sepuluh petugas kepolisian itu, tiga diantaranya tewas akibat amuk massa dan terkena sabetan senjata tajam, sedang tujuh personel lainnya selamat.

"Jadi yang mendalangi tewasnya tiga anggota polisi itu adalah Ms ini," kata Kapolres.

Tersangka ditangkap petugas kepolisian saat berada di rumah istri mudanya di Desa Karpote, Kecamatan Blega, Minggu dini hari.

Petugas terpaksa menembak kaki tersangka karena saat hendak ditangkap berupaya melarikan diri.

"Saat ini yang bersangkutan sudah kami tahan di ruang tahanan Polres Bangkalan," tambahnya.

Redaktur : Heri Ruslan
1.194 reads
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS At Taubah ( 9:20))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda