Monday, 2 Safar 1436 / 24 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Jelang Putusan, Seorang Tahanan Lapas Coba Bunuh Diri

Sunday, 17 June 2012, 00:10 WIB
Komentar : 1
Wordpress.com
Wanita bunuh diri (ilustrasi).
Wanita bunuh diri (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Upaya bunuh diri dilakukan seorang penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Lubuk Pakam, Sumatera Utara. Muktasar (50) warga Serdang Bedagai melakukan upaya bunuh diri dengan melompat dari lantai II. Hingga kini Muktasar masih menjalani perawatan.

Kasubag Humas Kantor Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Safawi di Medan, Sabtu, mengatakan tahanan dalam kasus penipuan itu dirawat di Rumah Sakit Umum Deli Serdang setelah mengalami luka dibagian kepala belakang dan tulang pinggul juga patah.

Peristiwa bunuh diri itu, dituturkannya, terjadi di Lapas Kelas II B Lubuk Pakam, Rabu (13/6) sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, petugas keamanan dari Kejari akan membawa Muktasar ke Pengadilan Negeri Lubuk Pakam untuk menghadiri sidang pembacaan putusan dari majelis hakim.

Ketika Muktasar yang dibawa dari dalam sel dan akan dimasukkan ke dalam mobil tahanan, mencoba melarikan diri ke blok tahanan Dahlia dan terus melompat kebawah dari celah kawat jeruji.

"Tahanan yang nekad itu, saat ini masih dirawat di RSU Deli Serdang dan mendapat pengawalan dari petugas Lapas," ucap Safawi.

Dia menambahkan, mengenai penyebab kaburnya tahanan warga Lingkungan X Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai itu, belum diketahui. Namun, jelasnya, pihak Lapas Lubuk Pakam akan menyelidikinya.

"Lapas Lubuk Pakam akan mengusut kasus aksi bunuh diri yang dilakukan tahanan itu," kata Safawi.

Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
Laknat Allah bagi penyuap dan yang menerima suap((HR Ahmad, Abu Dawud dan at-Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Keren, Ada Aplikasi untuk Mengatur Usaha Kecil Anda
NEW YORK -- Baru-baru ini, jaringan kedai kopi Starbucks mengklaim unggul dalam pembayaran lewat aplikasi ponsel dengan 7 juta transaksi seminggu. Tetapi UKM...