Sunday, 29 Safar 1436 / 21 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Asyik Pesta Sabu, Wakil Bupati Luwu Dibekuk

Monday, 11 June 2012, 11:59 WIB
Komentar : 1
matanews.com
Narkoba jenis sabu-sabu (ilustrasi).
Narkoba jenis sabu-sabu (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak ditangkap pihak Polda Sulawesi Selatan-Barat (Sulselbar) pada 9 Juni 2012 lalu. Polisi menangkap Syukur diduga karena terlibat dalam pesta narkotika jenis sabu. Saat ini kasus tersebut masih diselidiki Polda Sulselbar.

"Iya, ditangkap," kata Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar, Kombes Polisi Chevy Ahmad Sopari yang dihubungi Republika, Senin (11/6).

Namun Chevy tidak menjelaskan kronologis penangkapan Syukur Bijak dengan detail. Saat dikonfirmasi mengenai Syukur Bijak yang telah ditetapkan sebagai tersangka, ia tidak menjawabnya. Ia meminta untuk menghubunginya setengah jam lagi.

Rupanya Polda Sulselbar sedang melakukan gelar perkara kasus penangkapan Syukur Bijak dengan dugaan terlibat pesta sabu. Hal ini dikatakan Wakil Kepala Satuan Narkoba Polrestabes Makasar, Kompol Anwar Danu.

"Maaf, saat ini sedang gelar perkara. Nanti akan kita ketahui apakah ada tersangkanya," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Republika, Syukur ditangkap Satuan Narkoba Polrestabes Makasar dan Polda Sulselbar saat melakukan penggerebekan di Kompleks Villa Mutiara, Makasar. Saat penggerebekan itu, pemilik rumah, Afrianto, sedang melakukan pesta sabu.

Polisi pun menangkap tujuh orang dalam penggerebekan itu termasuk Syukur Bijak. Tujuh orang yang ditangkap juga telah dilakukan tes urin dan saat ini hasilnya dipaparkan dalam gelar perkara untuk menentukan mereka sebagai tersangka atau tidak.



Reporter : Bilal Ramadhan
Redaktur : Hazliansyah
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Anies Baswedan: SMK Harus Mulai Lirik Dunia Maritim
JAKARTA — Menteri Pendidikan Menengah Dasar dan Kebudayaan, Anies Baswedan mengharapkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melirik potensi laut. Bilamana moda transportasi darat telah...