Thursday, 26 Safar 1436 / 18 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Camat Selingkuh dengan Oknum TNI, Massa Tuntut Mundur

Wednesday, 30 May 2012, 15:43 WIB
Komentar : 0
ilsutrasi
ilsutrasi

REPUBLIKA.CO.ID, MADIUN - Puluhan warga Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (30/5), mendatangi kantor bupati setempat guna menuntut pemecatan Camat Jiwan yang diketahui suaminya berbuat asusila dengan pria lain.

Massa meminta kepada Bupati Madiun untuk menindak tegas Camat Jiwan, Puji Rahmawati, karena perilakunya dinilai telah meresahkan warga dan tidak layak sebagai seorang pemimpin masyarakat.
    
"Kami meminta Bupati Madiun untuk memberhentikan jabatan yang bersangkutan dari camat karena perbuatannya sangat tidak terpuji sebagai seorang pemimpin masyarakat. Selain dicopot dari jabatan, kami juga menuntut ia dipecat dari PNS," ujar koordinator aksi, Subari.
    
Kasus tindakan asusila Camat Puji Rahmawati dengan pria idaman lain (PIL), terkuak setelah foto dirinya yang sedang bermesraan dengan seorang pria anggota TNI-AD berpangkat Letkol, beredar di masyarakat.
    
Perbuatan asusila tersebut diperkuat dengan laporan resmi suami sang Camat Puji Rahmawati ke Inspektorat Kabupaten Madiun yang dilengkapi dengan sejumlah barang bukti.
    
Kepala Inspektorat Bambang Budi Oetomo menyatakan, saat ini pihaknya masih menangani masalah ini lebih lanjut dengan mencari bukti-bukti lain yang ada di lapangan.
    
"Kami juga sudah memintai keterangan yang bersangkutan dan suaminya. Selain itu, kami tidak bekerja sendirian karena profesi teman kencan yang bersangkutan adalah anggota TNI, sehingga harus melibatkan instansi lain untuk membuktikan kebenaran kasus ini," ujar Bambang di hadapan massa pendemo.
    
Ia menambahkan, setelah kasus ini mencuat, pihak Pemerintah Kabupaten Madiun telah mencopot jabatan yang bersangkutan sebagai camat. Sebab, sejak perbuatannya diketahui suami dan publik, Camat Puji sudah tidak pernah berada di Kantor Camat Jiwan untuk bertugas.
    
"Guna memperlancar kegiatan layanan masyarakat di Kantor Camat Jiwan, Bupati Madiun telah menunjuk pejabat Plt Camat Jiwan," kata Bambang.
    
Pihaknya mengaku prihatin dengan kasus ini dan berharap kasus ini hendaknya menjadi cerminan bagi pejabat dan PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun untuk bertindak sesuai norma yang ada di masyarakat.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Andien Lebih Ngepop di Album Baru
JAKARTA --  Andien meluncurkan album keenamnya, "Let It Be My Way". Di album teranyarnya ini, Andien coba menyuguhkan alunan musik yang berbeda dari...