Selasa, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Gempa 5,2 SR Guncang Maluku

Rabu, 30 Mei 2012, 14:36 WIB
Komentar : 0
Antara/M Risyal Hidayat
Gempa bumi (ilustrasi)
Gempa bumi (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON - Gempa tektonik berkekuatan 5,2 skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Maluku Tenggara Barat pada Rabu petang, sekitar pukul 15.57 WIT.

Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Benny Sipolo ketika dikonfirmasi, mengatakan gempa berada di posisi 6.25 Lintang Selatan - 130.40 Bujur Timur atau 184 KM arah Barat Laut Saumlaki, Ibu kota Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Gempa tidak berpotensi gelombang pasang (tsunami) karena berada pada kedalaman 158 Km di bawah laut. "Kami intensif melakukan pemantauan guna mengantisipasi kemungkinan terjadi gempa susulan," ujar Benny.

Dikatakan, berdasarkan koordinasi dengan Pemkab Maluku Tenggara Barat, tidak ada kerusakan akibat gempa tersebut. "Hanya saja, masyarakat harus tetap waspada karena kemungkinan bisa saja terjadi gempa susulan yang menguncang sewaktu - waktu," katanya.

Maluku terakhir juga diguncang gempa 5,2 SR di Kabupaten Maluku Tengah pada 24 Mei 2012, dan tidak menimbulkan kerusakan.

Provinsi Maluku merupakan salah satu daerah rawan gempa dan tsunami karena terletak pada pertemuan tiga lempeng besar yakni Pasifik, Indo Australia dan Eurasia.

Lempeng Indo Australia masuk ke bawah Eurasia, bertemu dengan Lempeng Pasifik, sehingga mengakibatkan patahan yang tidak beraturan.

Daerah-daerah rawan gempa di Maluku di antaranya wilayah-wilayah bagian tenggara, Pulau Ambon, Seram dan Buru. Sedangkan pusat patahan di antaranya berada di Laut Ambon dan Seram Bagian Barat (SBB).

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW Islam manakah yang paling baik? Rasulullah bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Normalisasi Kebijakan Fiskal AS dan Subsidi BBM Indonesia
Analis dan pelaku pasar di Amerika menunggu langkah pemerintah selanjutnya dalam menangani subsidi BBM. Investor sedang mencari kesempatan menanamkan modal, di saat bursa...