Kamis, 25 Syawwal 1435 / 21 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

Longsor Ambon, Dua Korban Jiwa Belum Ditemukan

Minggu, 27 Mei 2012, 16:07 WIB
Komentar : 0
Antara
Tanah longsor (ilustrasi).
Tanah longsor (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badai Sanvu yang menyebabkan bencana banjir dan longsor di Kota Ambon, Ahad (27/5) menyebabkan sebanyak delapan orang meninggal dunia. Namun, pada jumlah korban tewas tersebut, dua diantaranya hingga kini belum ditemukan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Broery Tjokro, Ahad (27/5). Belum diketemukannya dua orang tersebut, menurut dia dikarenakan lokasi yang sulit, berupa wilayah pegunungan dan tebing. "Dua dari delapan memang belum diketemukan karena lokasinya sulit," ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya bersama beberapa pihak terkait sampai saat ini masih terus melakukan pencarian. Namun, upaya tersebut harus terhambat karena alat evakuasi yang dipergunakan sangatlah sederhana, seperi pacul, sekop, dan tangan.

Sulitnya medan juga membuat tidak memungkinkan untuk mendatangkan alat-alat berat. Selain itu, lanjut dia, hujan yang terus menerur turun pun menjadi kendala tambahan. Kendati demikian, pihaknya mengatakan akan tetap melakukan pencarian. "Malam nanti kalau tidak ditemukan pencarian akan tetap dilakukan dengan menggunakan senter," ungkap Tjokro.

Sementara untuk empat korban yang mengalami luka ringan, kata dia, sudah mendapat penanganan dari rumah sakit umum dan telah bisa kembali ke kediaman asal. "Posko juga sudah dibangun di Pemkot Ambon dan lokasi tempat longsor," ujarnya.

Reporter : Ahmad Reza Safitri
Redaktur : Dewi Mardiani
Senyummu kepada saudaramu merupakan sedekah, engkau memerintahkan yang ma’ruf dan melarang dari kemungkaran juga sedekah, engkau menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, engkau menuntun orang yang berpenglihatan kabur juga sedekah, menyingkirkan batu, duri, dan tulang dari jalan merupakan sedekah((HR Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Simpatisan Prabowo-Hatta: Hasil MK Tak Sesuai Harapan, Kita Terus Berjuang
JAKARTA -- Massa pendukung Prabowo-Hatta berdatangan menuju Mahkamah Konstitusi (MK). Irfan Sanusi selaku koordinator massa mengaku tujuan mereka datang adalah untuk mengawal keputusan...