Tuesday, 12 Jumadil Awwal 1436 / 03 March 2015
find us on : 
  Login |  Register

68 Persen Jajanan Sekolah Mengandung Kimia Berbahaya

Wednesday, 23 May 2012, 19:00 WIB
Komentar : 1
ANTARA/Saiful Bahri
Jajanan sekolah (Ilustrasi)
Jajanan sekolah (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Sekitar 68 persen jajanan anak di sekolah memiliki kandungan bahan kimia berbahaya seperti formalin, boraks, dan rhodamin. Demikian kata Ketua Tim Ahli Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Rachmat Sentika.

"Penyalahgunaan bahan kimia berbahaya yang dimasukkan berlebihan ke dalam jajanan sangat berbahaya terhadap kesehatan anak," katanya pada seminar "Aku Anak Sehat: Aku Bersih, Aku Sehat, Aku Hebat", di Yogyakarta, Rabu.

Dia mengatakan hal tersebut memang tidak akan terlihat dalam jangka waktu dekat. Tetapi dalam jangka waktu yang lama, zat kimia itu akan menyebabkan kerusakan pada ginjal serta gangguan dalam tumbuh kembang anak.

Sementara psikolog anak, Rose Mini, mengatakan ada strategi untuk para orang tua dan guru dalam memberikan kesadaran dan edukasi tentang kandungan zat berbahaya dalam jajanan di sekolah kepada anak. Strategi itu, menurut dia, diperlukan dalam menghadapi sifat anak-anak yang cenderung tidak menghiraukan pola makan sehat.

Ia mengatakan strategi itu adalah para orang tua dan pendidik atau guru harus menguasai wawasan mengenai pola makan yang sehat.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
Sesungguhnya Allah SWT mengampuni beberapa kesalahan umatku yang disebabkan karena keliru, karena lupa, dan karena dipaksa (HR Ibnu Majah, Baihaqi, dan lain-lain)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
IBF 2015 Dinilai dapat Menyatukan Umat
JAKARTA -- Islamic Book Fair 2015 (IBF) telah resmi dibuka pada 28 Februari lalu. Ini menjadi kali ke-14 IBF dilaksankan. Menurut Caesar, IBF...