Kamis, 6 Muharram 1436 / 30 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kemenangan Pulau Larilarian Jadi Kado HUT Kotabaru ke 62

Rabu, 16 Mei 2012, 23:24 WIB
Komentar : 1

REPUBLIKA.CO.ID, KOTABARU -- Kembalinya Pulau Larilarian dari Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), ke Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) merupakan kado ulang tahun dan hari jadi Kotabaru ke-62. Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Muhammad Faruk, Rabu (16/5), mengatakan, bila hal itu benar, maka jadi kemenangan bagi Kalsel.

Dia mengatakan, kalau benar bahwa uji materi yang dilakukan Pemprov Kalsel terhadap Permendagri Nomor 43 Tahun 2011 tentang Pulau Larilarian dikabulkan oleh Mahkamah Agung (MA), maka jelas menjadi kemenangan spesial bagi Kotabaru. "Pemkab Kotabaru berencana menggelar doa bersama sebagai ucapan rasa syukur," ujarnya.

Ketua Dewan Adat Dayak Kotabaru, Sugian Noor MSi mengatakan, apabila nantinya status kepemilikan pulau tidak jatuh ke tangan Kalsel maka ia sebagai tokoh adat Dayak akan melakukan tindakan. "Setidaknya ada langkah serius dalam menyikapi persoalan ini, jangan sampai harga diri kita diinjak-injak orang lain," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, seorang praktisi hukum, Noor Ipansyah, menambahkan putusan terhadap gugatan Kalsel dengan nomor register 1P/HUM/2012 yang dilakukan pada 2 Mei 2012 merupakan awal yang baik. Setidaknya upaya dari pemerintah untuk memprjuangkan pulau itu terjawab sudah, akan tetapi bukan berarti itu akan jatuh ke tangan Kalsel.

"Kita mesti menunggu hasil lanjutan dari keputusan tersebut dan juga pemerintah harus terus melakukan koordinasi. Jangan sampai nantinya dengan sebab lain keputusan itu akan berubah haluan," katanya.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu((QS. An Nisa 4 : 29).)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Makna Sumpah Pemuda, Erick Yusuf: Ayo 'Action'
JAKARTA -- Tanggal 28 Oktober diperangati sebagai hari sumpah pemuda. Memaknai itu, Ustaz Erick Yusuf menilai pemuda Indonesia harus terus semangat dan bersatu. Erick...