Friday, 7 Muharram 1436 / 31 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Warung Terbakar Diduga Akibat Masak Mie

Sunday, 06 May 2012, 06:00 WIB
Komentar : 1
Antara
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api.  (Ilustrasi)
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Sebuah rumah semi permanen di Jalan Bahari Nomor 46-A RT1/RW 3 Kelurahan Ulak Karang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang hangus terbakar. Api diduga berasal dari kompor yang tengah digunakan untuk memasak mie instan meledak pada Sabtu.

Jusni (45), salah seorang warga setempat, mengungkapkan api pertama kali membakar warung yang terletak di bagian belakang rumah milik Jafrida (35) itu sekitar pukul 13.00 WIB.

"Dia (Jafrida) sedang memasak mie instan, tapi kompor ditinggal dalam keadaan menyala. Tiba-tiba terlihat asap mengepul dari warung. Saat saya lihat, sebagian barang dagangan juga sudah habis terbakar," ujarnya.

Sejumlah warga berupaya melakukan pemadaman. Mereka mengambil air dengan menggunakan timba dari sumur yang jaraknya sekitar 30 meter dari warung. Sebagian warga lain juga berusaha menolong dengan membawa air dari rumah mereka masing-masing.

Namun, upaya warga tersebut sia-sia. Api terus saja membesar dan membakar seluruh rumah.

Dalam kejadian itu, hanya sedikit barang-barang yang bisa diselamatkan. Sementara, warga yang rumahnya berdekatan juga langsung mengevakuasi barang-barang milik mereka.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran beserta 18 petugas baru tiba di lokasi setelah satu jam berselang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Budhi Erwanto, mengungkapkan pihaknya sempat salah jalan untuk menemukan lokasi kejadian. Sehingga, mereka terlambat sampai di lokasi.

Petugas akhirnya berhasil memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerugian diperkirakan mencapai Rp 35 juta. "Tim masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran itu, namun dugaan awal rumah terbakar akibat kelalaian pemilik," kata Budhi.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
AS dan Dunia Islam Jalin Kerja Sama Lewat Keberagaman
JAKARTA -- Menjalin sebuah kerjasama dengan dunia islam menjadi tugas penting Shaarik H Zhafar sebagai utusan khusus Menteri luar negeri Amerika Serikat untuk...