Thursday, 06 September 2012, 22:39 WIB

In Picture: Kekeringan Akibat Kemarau Panjang

Red: Mohamad Amin Madani
Seorang warga melintas disebuah tambak yang telah mengering di kawasan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Ahad (2/9). (Agung Supriyanto/Republika)

REPUBLIKA.CO.ID,Kemarau panjang yang melanda sejumlah daerah di Indonesia, mengakibatkan kekeringan. Sehingga di beberapa lokasi warga kesulitan untuk mendapatkan air.

Di Jakarta Utara, sejumlah tambak udang dan bandeng milik warga mengalami kekeringan. Sehingga mengakibatkan gagal panen dan warga mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Setu Rawa Bedeng di Kabupaten Bekasi, telah mengalami kekeringan selama tiga bulan terakhir. Setu seluas 7,7 hektare itu kini hanya menyisakan debit air kurang dari lima persen dari kondisi normal.Diperkirakan sepekan ke depan air di setu tersebut akan habis jika hujan tak segera turun.

Pemerintah mencadangkan dana sebesar tiga triliun rupiah Untuk menghadapi musim kemarau panjang yang diperkirakan akan berakhir di bulan Oktober mendatang.

Sekitar enam ribu santri Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri, Jawa Timur, menggelar shalat sunnah Istisqa atau shalat memohon turun hujan. Agar terhindar dari bencana kekeringan akibat kemarau panjang.