Kamis, 26 Safar 1436 / 18 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kupu-kupu Fukushima Alami Mutasi

Selasa, 14 Agustus 2012, 15:15 WIB
Komentar : 1
Tokyo Electric Power Co
Reaktor Nuklir Fukushima yang hancur diterjang tsunami/Ilustrasi
Reaktor Nuklir Fukushima yang hancur diterjang tsunami/Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Paparan radioaktif mungkin menyebabkan mutasi pada kupu-kupu yang ditemukan di Fukushima. Daerah dimana kebocoran nuklir terjadi setelah  gempa bumi dan tsunami menerjang wilayah tersebut pada 2011.

Peneliti Jepang meneliti peningkatan kaki, antena dan mutasi bentuk sayap pada kupu-kupu yang dikumpulkan setelah kecelakaan Fukushima. Tim meneliti hubungan antara mutasi dan bahan radioaktif melalui percobaan laboratorium.

"Serangga telah diyakini sangat tahan terhadap radiasi," kata pemimpin penelitian dari Universitas Ryukyus, Joji Otaki, seperti dikutip presstv. "Dalam hal ini, hasil kami adalah tak terduga.’’

Tim mengumpulkan 144 kupu-kupu dewasa dari jenis biru rumput pucat (Zizeeria maha). Kupu-kupu dikumpulkan dari 10 lokasi di Jepang. Kupu-kupu biru rumput pucat itu dikumpulkan dua bulan setelah bencana nuklir Daiichi Fukushima pada Maret 2011.

Para ilmuwan menemukan kupu-kupu mengalami mutasi dengan bentuk sayap menjadi lebih kecil. Matanya menjadi tidak teratur.

Pada enam bulan kemudian, mereka kembali mengumpulkan kupu-kupu dewasa di 10 situs. Peneliti mendapati bahwa kupu-kupu Fukushima memiliki tingkat mutasi lebih dari dua kali lipat dari kupu-kupu serupa yang dikumpulkan setelah kecelakaan nuklir Fukushima.

Redaktur : Didi Purwadi
Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW Islam manakah yang paling baik? Rasulullah bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ratusan WNI Gabung ISIS, BNPT Sulit Lakukan Pendataan, Mengapa?
JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Indonesia (BNPT) memperkirakan ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah dan Irak. Namun...