Jumat, 18 Jumadil Akhir 1435 / 18 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Inilah Dua Kota Terkotor di Indonesia

Rabu, 06 Juni 2012, 05:19 WIB
Komentar : 40
Republika/ Aditya
Tumpukan sampah mempersempit Jalan Raya Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat
Tumpukan sampah mempersempit Jalan Raya Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Negara Lingkungan Hidup mengumumkan kota Bekasi sebagai Kota Metropolitan Terkotor di Indonesia.

Penilaian tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2012.

Penilaian didasarkan pada beberapa kriteria  yaitu pengendalian pencemaran, pengelolaan sampah dan pelaksanaan 3R (reuse, reduce, recycle), serta pencegahan perubahan iklim, sosial, ekonomi, dan keanekaragaman hayati. Kriteria tersebut dipecah lagi menjadi penilaian aspek fisik dan non fisik.

Selain Bekasi, Kota Bandar Lampung turut diganjar sebagai kota besar terkotor di Indonesia untuk 2012.

Ketua Pelaksana Penilaian Teknis Adipura yang juga merupakan Asisten Deputi Pengelolaan Sampah KLH, Sudirman, menjelaskan, aspek fisik dilihat dari bersih atau kotornya sebuah kota.

Penilaian dilakukan melalui tinjauan ke lapangan sebanyak dua hingga tiga kali. Sedangkan aspek non fisik dinilai berdasarkan kemampuan pemerintah kota tersebut dalam melakukan manajerial lingkungannya.

“Kota dengan manajerial lingkungan yang baik, peluang meraih Adipuranya lebih besar. Begitupun sebaliknya, manajerial yang buruk tidak akan membawa kemajuan terhadap kebersihan kota tersebut,” ujar Sudirman pada wartawan pada acara penganugerahan Adipura di Grand Sahid Hotel, Jakarta.

Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : Endah Hapsari
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  ahmad afandi Sabtu, 1 September 2012, 20:44
kotanya deket ibukotataoi kok malah mendapat julukan kota terkotor sungguh ironis...
  ade reza Minggu, 8 Juli 2012, 10:17
mash ada wkt untuk berbenah,contoh aja palembang dari kota terkotor di indonesia menjadi kota metropolitan t6erbersih 8 kali berturut2 di indonesia,bahkan dinobatkan kota metropolitan terbersih se ASIA TENGGARA....jgn malu belajar dan mencontoh hal2 yg baik,,,,
  anonim Senin, 25 Juni 2012, 16:09
gimana gimana juga tetep aja warganya yang salah, toh warganya yang buang sampah warganya juga yang bikin kotor T.T
  bani Jumat, 8 Juni 2012, 09:20
gak usah marah jadi kota terkotor, itu kurang sedikit... kurang mau bersih-bersih, lampung tanahnya msh luaaas, bikin aja lubang, timbun aja kan beres....
  Risma Jumat, 8 Juni 2012, 04:36
Manusia kurang disiplin dan pemerintah kurang bersosialisai kepada rakyat, maka itulah hasilnya semua kotor dan ugly tidak layak ditonton. Pecat kepala daerah tdk mampu menjaga kebersihan.