Rabu, 4 Safar 1436 / 26 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Lima Daerah Terendam Banjir

Minggu, 04 Desember 2011, 18:40 WIB
Komentar : 0
Antara/Wahyu Putro A
Sejumlah pengendara melintasi dam Morangan saat terjadi banjir lahar dingin, di Morangan, Sindumartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta, Rabu (9/11).
Sejumlah pengendara melintasi dam Morangan saat terjadi banjir lahar dingin, di Morangan, Sindumartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta, Rabu (9/11).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Musim hujan belum mencapai puncaknya tetapi bencana banjir telah terjadi di beberapa tempat. Setelah Nias Selatan mengalami banjir dan tanah longsor pada hari Rabu, (30/11), tercatat di hari Sabtu (3/12), 5 kabupaten/kota yang mengalami banjir.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, pada hari Sabtu (3/12) banjir terjadi di Sulawesi Tengah, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Beberapa tempat di Kalimantan juga  banjir.

Menurut laporan BPBD Sulawesi Tenggara, Di Desa Bela Papu, Kec Kulawi, Kab Sigi pada hari Sabtu sore terjadi banjir bandang yang diakibatkan luapan lima sungai. Lima sungai tersebut antara lain Sungai Magila, Pangale, Rarono, Tamorae dan Oo.

''Banjir bandang hanya berlangsung 30 menit dari pukul 15.00-15.30 Wita kemudian surut,'' ujar Sutopo kepada Republika, Ahad (14/12). Namun dampak dari banjir tersebut, 4 orang hilang, 240 Kepala Keluarga (400 jiwa) dievakuasi ke tempat yang aman. Selain itu 100 rumah mengalami rusak berat, 75 rumah rusak ringan, dan dua jembatan putus.

Sementara itu di tempat berbeda, di Jawa Tengah banjir terjadi di tiga kabupaten, yaitu Pati, Kudus, dan Magelang. Banjir di Kecamatan Sukolilo, kab Pati terjadi di 10 desa. Tercatat 2 orang meninggal yaitu 1 orang warga desa Wegil yang bernama Jarmi (65 th) dan 1 orang warga desa Prawoto bernama Rebo (65 th).

Selain itu bangunan yang mengalami kerusakan antara lain 59 rumah roboh, 54 rusak berat, 16 jembatan ambrol dan estimasi warga yang terkena dmpak banjir sebanyak 2.000 KK.

Di Magelang semua sungai yang mengarah ke arah barat dari Merapi terjadi banjir lahar dingin. Tetapi tidak menimbulkan korban. Selain itu Di Jember, banjir terjadi di Kecamatan Rambipuji namun berdasarkan laporan Pemda setempat tidak ada korban jiwa. ''Hanya ratusan rumah terendam banjir,'' tutur dia.

Reporter : Ichsan Emrald
Redaktur : Stevy Maradona
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
BBM Indonesia Naik di Amerika Malah Turun, Mengapa?
WASHINGTON DC -- Sementara harga BBM di Indonesia naik, di Amerika Serikat harga BBM justru turun ke level terendah selama hampir lima tahun...