Thursday, 29 Zulhijjah 1435 / 23 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Gempa Tektonik Lokal Terjadi Dekat Gunung Lokon

Tuesday, 16 August 2011, 10:01 WIB
Komentar : 0
Keyword Pictures
Gunung Lokon sebelum meletus
Gunung Lokon sebelum meletus

REPUBLIKA.CO.ID,MANADO--Gempa tektonik lokal selama 1-4 detik terjadi di dekat Gunung Lokon di Sulawesi Utara yang meletus 14 dan 17 Juli 2011. "Gempa tektonik lokal ini tidak ada kaitannya dengan terjadinya letusan susulan. Gempa ini terjadi karena adanya pergeseran lempengan. Jadi tak perlu dikhawatirkan," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Lokon dan Mahawu Kakaskasen, Kota Tomohon, Farid Ruskanda Bina, di Tomohon, Selasa.

Ia menjelaskan, pos pengamatan memang masih merekam gempa vulkanik yang terjadi di kawah gunung. Asap tebal setinggi 150-250 meter dari bibir kawah yang tampak dari pos setempat menandakan terjadinya tekanan gas dari dalam. "Secara keseluruhan pergerakan vulkanis Gunung Lokon sudah menurun dibanding beberapa pekan setelah statusnya diturunkan dari awas level IV ke siaga level III 24 Juli 2011," katanya.

Ia mengatakan, hingga saat ini Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung belum menurunkan status Gunung Lokon dari siaga level III ke waspada level II, meskipun laporan rutin penurunan kegiatan vulkanis telah dikirimkan pos pengamatan setempat. "Pasti PVMBG Bandung punya pertimbangkan lain. Memang sejak Senin (15/8) kami sudah mengirimkan laporan aktivitas vulkanis yang rata-rata sudah menunjukkan penurunan," katanya.

Ia mengingatkan warga agar tetap mengikuti berbagai saran PVMBG Bandung terkait dengan larangan beraktivitas di radius dua kilometer di kawasan puncak gunung itu. Beberapa kegiatan yang tidak boleh dilakukan antara lain pendakian dan pertanian di radius bahaya Gunung Lokon.

"Hal ini untuk menghindari terjadinya letusan susulan yang mengakibatkan korban jiwa. Apalagi hingga kini status Gunung Lokon masih siaga dan belum diturunkan," katanya.

Hingga saat ini terpantau aktivitas penambangan batu di Kelurahan Kinilow I dan Kinilow, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon yang mulai ramai. Lokasi penambangan itu berdekatan dengan zona bahaya Gunung Lokon radius dua kilometer.

Truk pengangkut material beraktivitas seperti beberapa hari sebelum terjadinya letusan gunung tersebut. "Yang pasti kami tetap waspada. Kalau memang membahayakan, kami tak segan-segan pulang," kata seorang penambang.

Redaktur : Krisman Purwoko
Sumber : antara
Hati-hatilah terhadap dusta. Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (pembohong)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Zulkifli Hasan: Halal Itu Budaya Indonesia
JAKARTA -- Predikat negara dengan penduduk mayoritas Islam terbesar di dunia, membuat produk halal menjadi sesuatu yang penting di Indonesia. Bahkan Ketua MPR...