Saturday, 8 Muharram 1436 / 01 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Wiranto Minta Kader Hanura Bantu Karsa Menang Satu Putaran

Saturday, 24 August 2013, 22:44 WIB
Komentar : 5
Republika/Tahta Aidilla
Ketua umum Partai Hanura Wiranto.
Ketua umum Partai Hanura Wiranto.

REPUBLIKA.CO.ID, MOJOKERTO -- Ketua Umum DPP Partai Hanura mengintruksikan kadernya untuk memenangkan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) dalam Pilkada Jawa Timur 2013. "Kami menilai dukungan Hanura kepada pasangan Karsa sudah sangat tepat. Karenanya, semua kader harus memenangkan pasangan Karsa," ujarnya saat memberikan orasi di Lapangan MKP Brantas, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (24/8).

Pilkada Jatim 2008, kata dia, Hanura tidak memberikan dukungan kepada pasangan calon tertentu. "Namun, untuk Pilkada Jatim 2013, saya menginstruksikan kepada semua kader Hanura supaya mendukung pasangan Karsa," ucapnya.

Ia mengatakan, dukungan Hanura diberikan kepada pasangan Karsa karena kinerja mereka sebagai Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur sangat dirasakan masyarakat. "Tidak ada alasan untuk tidak mendukung Karsa pada Pilkada Jatim 2013. Sejak mereka menjabat pada 2008, banyak perubahan yang terjadi di Jatim. Bahkan, pertumbuhan ekonomi Jatim melebihi ekonomi nasional," paparnya.

Wiranto juga mengajak warga Jatim untuk mendukung pasangan Karsa menang satu putaran. Sementara itu, Soekarwo menambahkan, program yang digagasnya sejak menjabat Gubernur Jawa Timur pada 2008 sudah berjalan dan dapat dirasakan masyarakat. 

"Namun, dalam waktu lima tahun tentunya tidak mungkin untuk menyentuh semua elemen masyarakat. Kami sadar masih banyak yang belum tersentuh program-program tersebut. Karenanya, kepemimpinan Karsa harus dilanjutkan," ujarnya. 

Redaktur : Mansyur Faqih
Sumber : Antara
Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, (( QS.An Anfaal 8 : 53 ))
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

Berita Lainnya

Tiga Tahun Terakhir, Surabaya Tak Pernah Ada Teror ke Aparat Polisi