Friday, 10 Ramadhan 1439 / 25 May 2018

Friday, 10 Ramadhan 1439 / 25 May 2018

PBNU: 12 Yayasan Radikal Perlu Diwaspadai

Jumat 23 August 2013 13:11 WIB

Rep: Andi Ikhbal/ Red: Hazliansyah

Said Aqil Sirajd

Said Aqil Sirajd

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- PBNU mensinyalir adanya 12 yayasan beraliran garis keras yang patut diwaspadai. Bahkan, diprediksi dapat memunculkan potensi lahirnya gerakan terorisme baru.

Ketua PBNU Said Aqil Siraj mengatakan, yayasan tersebut berlokasi di Makasar, Lampung, Mataram, Jakarta, Sukabumi, Surabaya, Bondowoso, Cirebon, dan Jember. Namun, dia mengatakan, lembaga itu bukan yayasan teroris, hanya radikal yang mendekati ancaman terorisme.

"Tapi diduga dapat melahirkan benih-benih teroris," kata Said Aqil usai melantik pengurus baru PWNU Jawa Timur, kemarin.

Menurutnya, hal itu terbukti dimana santri dari yayasan As-Sunnah di Cirebon menjadi tersangka kasus pengeboman.

Dia mengatakan, bila pemerintah ingin membubarkan aliran ini, maka NU akan sangat mendukungnya.

Berikut penjelasan dan hak jawab dari Yayasan Assunah Cirebon:

http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/13/08/27/ms5w25-yayasan-assunnah-cirebon-bantah-tudingan-ketum-pbnu

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA