Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Angkutan Pelabuhan Mogok, Bongkar Muat Tanjung Perak Lumpuh

Rabu, 20 Maret 2013, 17:15 WIB
Komentar : 0
Peti kemas di pelabuhan, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA -- Aktivitas bongkar muat di pelabuhan Tanjung Perak pada Rabu (20/3) lumpuh akibat aksi mogok yang dilakukan ratusan sopir truk angkutan pelabuhan.

Aksi mogok ini menuntut agar Pemerintah mencabut Peraturan Menteri (Permen) 1 tahun 2013 yang melarang angkutan bongkar muat pelabuhan menggunakan BBM bersubsidi.

Pantauan Republika di Terminal Peti Kemas Surabaya (TPS) ratusan truk berkapasitas besar parkir berjejer di pinggir jalan akses TPS dan pintu masuk TPS. Jalan di beberapa terminal pelabuhan pun lengang tidak seperti hari biasanya, dimana truk kontainer dan trailer berlalu lalang. 

Humas PT Pelindo III Edy Suprianto mengatakan, akibat aksi mogok ini, 80 persen aktifitas bongkar muat kapal kargo di pelabuhan terganggu. Setidaknya 37 Kapal Kargo pada akhirnya hanya bersandar di dermaga. Tidak ada aktifitas bongkar muat sejak aksi mogok DPC Organda Tanjung Perak Surabaya. 

Dari 37 kapal, hanya tujuh kapal yang beraktifitas, diantaranya milik Terminal Peti Kemas (PT TPS). Sementara 30 kapal lainnya hanya sandar, tidak ada aktifitas bongkar muat.

Untuk itu, pihaknya mengimbau aksi stop operasi sejumlah kendaraan milik anggota Organda Tanjung Perak tetap menjauhi kawasan pelabuhan. 

Menurutnya, tindakan stop operasi yang dilakukan serentak oleh tujuh Organda itu, khawatir dapat menghentikan kegiatan bongkar muat kapal non-peti kemas yang sistemnya Truck Lossing (TL).

 

Reporter : Amri Amrullah
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
508 reads
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...