Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Mendag Datang, Harga Bawang Putih di Surabaya Turun

Selasa, 19 Maret 2013, 12:11 WIB
Komentar : 0
Pekerja menyusun bawang putih impor saat bongkar muat di Pasar Induk Kramat Jati,Jakarta,Senin (10/12). (Republika/Prayogi)

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan melalukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Wonokromo, Selasa (19/3). Dalam sidaknya, Mendag mendapati harga bawang putih telah turun di harga Rp 35 ribu per kilogram.

"Sudah hampir stabil di Rp 35 ribu per kilo mas, sejak hari ini," ujar Parti, pedagang sayur dan bumbu masak di pasar Wonokromo.

Parti mengatakan, sejak akhir pekan harga bawang masih di kisaran Rp 50 ribuan. Namun sejak Senin dan hari ini pasokan kembali lancar dan harga mulai stabil di pasar Wonokromo.

Dalam sidaknya yang didampingi Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, Mendag memperkirakan penurunan ini, setelah keluarnya beberapa kontainer bawang sejak kemarin dari Terminal Petikemas Surabaya (TPS).

Mendag mengakui, Pemerintah memang sudah memerintahkan agar bawang impor yang sempat tertahan di terminal petikemas, dimana sebagian sudah diengkapi dokumen yang disyaratkan untuk segera di distribusikan.

Namun ia mengatakan, masih ada ratusan kontainer lagi yang harus segera dikeluarkan dan masih menunggu importir melengkapi dokumen Rekomendasi Impor Produk Hortkultura (RIPH), serta Surat Persetujuan Impor (SPI). Selain memantau harga bawang, Mendag juga memantau kenaikan harga barang lain.

Usai sidak, Mendag Gita Wirjawan dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo langsung menuju Terminal Petikemas Surabaya untuk memantau ratusan kontainer lain yang masih tertahan di pelabuhan.







Reporter : Amri Amrullah
Redaktur : Hazliansyah
1.831 reads
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...