Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Sempat Tertahan, 29 Kontainer Bawang Keluar dari Pelabuhan

Minggu, 17 Maret 2013, 11:36 WIB
Komentar : 0
Bawang putih impor di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Senin (10/12). (Republika/Prayogi)

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memastikan sudah ada beberapa kontainer bawang yang keluar dari terminal sejak Sabtu (16/3) lalu.

Ini terlihat dari berkurangnya penggunaan koneksi reefer plug yang biasanya digunakan sebagai tenaga listrik untuk menjaga kualitas hortikultura.

Humas PT TPS Muhammad Sholeh mengatakan, sejak Jumat (15/3) lalu jumlah reefer plug yang tersisa dari seluruh pemakaian kontainer bawang putih dan hortikultura, ada 34 plug.

Jumlah plug yang tidak terpakai itu, jelas dia, bertambah menjadi 63 plug pada Sabtu. "Ini berarti ada 29 kontainer yang sudah dikeluarkan karena tidak menggunakan reefer plug lagi," ujar Sholeh kepada Republika, Ahad (17/3). 

Ia pun memastikan, kontainer yang sudah keluar dari TPS adalah yang kontainer yang sudah memiliki dokumen sesuai dengan disyaratkan.

Sejak awal, terang dia, sudah ada 105 kontainer bawang putih yang memiliki kelengkapan dokumen Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RPIH) dan surat persetujuan impor (SPI). Sedangkan sisanya sekitar 394 kontainer masih belum memiliki kelengkapan dokumen tersebut. 

"Kontainer yang sudah lengkap dokumen itulah yang mulai keluar sedangkan sisanya masih menunggu kelengkapan di Bea Cukai," ujarnya. Sholeh mengatakan, jumlah keseluruhan reefer plug di TPS yang dikhususkan untuk kontainer produk hortikultura sebanyak 734 plug. 

Dimana, menurut dia, ketika ratusan kontainer produk hortikultura termasuk di dalamnya bawang putih menumpuk di TPS, jumlah reefer plug yang tersisa kurang dari sepuluh. Penggunaan reefer plug di TPS  sangat tinggi sejak pintu impor hotikultura dipindahkan ke Pelabuhan Tanjung Perak.

Socket Reefer plug  digunakan untuk mengoneksikan ke sumber listrik ke kontainer. Alat ini penting bagi kontainer yang mengangkut hortikultura, khususnya bagi container yang dilengkapi pendingin, demi menjaga kualitas isi kontainer. 

 

 

Reporter : Amri Amrullah
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
1.659 reads
Jauhkanlah diri kamu daripada sangka (jahat) karena sangka (jahat) itu sedusta-dusta omongan, (hati)(HR Muttafaq Alaih )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...