Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ngotot Pertahankan RSBI, Wali Kota Surabaya Dinilai Keblinger

Kamis, 10 Januari 2013, 15:19 WIB
Komentar : 0
Walikota Surabaya Tri Rismaharini

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Sikap Wali Kota Surabaya mempertahankan pelaksanaan RSBI di kota Surabaya dianggap pembangkangan terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Kalangan akademisi bahkan menilai cara Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, sebagai sikap yang aneh dan keblinger.

Ketua Dewan Pendidikan Jawa Timur, Prof Zainudin Maliki, menilai sikap Tri sebagai bentuk mengistimewakan masyarakat kaya ketimbang mereka yang tidak mampu. Ia pun menilai Wali Kota Surabaya sudah keblinger dengan menolak keputusan MK.

"Terlalu elitis dan keblinger," ujar Zainudin kepada Republika, Kamis (10/1).

Sebagai kepala pemerintahan, Tri seharusnya taat dengan keputusan institusi hukum. Terlebih itu adalah MK.

Pelaksanaan pemerintah harus patuh terhadap hukum yang telah ditetapkan. Mereka bukan malah membantahnya. "Ini adalah bentuk ketaatan hukum kepala daerah," imbuhnya.

Reporter : Amri Amrullah
Redaktur : Didi Purwadi
1.824 reads
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  Badjuri prawirohardjo Jumat, 11 Januari 2013, 06:59
Pemimpinya saja mengajari melawan keputusan yg sah,bagaimana bawahanya?????
siapa dulu atasannya..........
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda