Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pemkot Surabaya: Hapus Stigma Negatif terhadap ODHA

Kamis, 13 Desember 2012, 17:19 WIB
Komentar : 0
Antara
Peduli HIV/AIDS

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA--Stigma negatif yang kerap dimunculkan kepada penderita HIV-AIDS dinilai bentuk diskriminatif masyarakat kepada orang dengan penderita HIV-AIDS (ODHA). Karena itu stigma negatif dan diskriminatif ini harus menjadi perhatian pemerintah agar presepsi buruk dapat segera dihapus.

Pandangan itu diungkapkan Wakil Wali Kota Surabaya Bambang DH, saat memimpin rapat koordinasi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) di Ruang Sidang Wali Kota, Kamis (13/12). Wakil Wali Kota menyayangkan jika sampai sekarang masih ada masyarakat yang mengucilkan ODHA (sebutan bagi penyandang HIV-AIDS).

Pasalnya, Bambang mengaku baru mendapat laporan adanya penolakan warga atas ODHA yang terjadi di wilayah Surabaya Selatan. “Itu stigma yang harus dihapuskan. Bahwa tidak benar penderita AIDS diperlakukan seperti itu,” ucapnya.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Esty Martiana Rachmi menyatakan, stigma negatif ODHA itu didominasi oleh dua alasan, yakni bahwa penyakit HIV-AIDS sangat menular dan penderita memiliki moral yang jelek.

Asumsi itu disangkal oleh Esty. Menurutnya penyakit TBC jauh lebih menular dibandingkan HIV-AIDS. “Penularan HIV-AIDS hanya bisa terjadi melalui hubungan badan, atau pertukaran cairan maupun darah,” paparnya.

Sementara anggapan tentang moral jelek tidak sepenuhnya benar. Dia mencontohkan kasus anak yang terlahir dengan virus mematikan itu, dimana virus tersebut ‘warisan’ dari orang tuanya.

Si anak bukanlah seorang yang berdosa. Serta ibu rumah tangga tertular HIV-AIDS dari suaminya tanpa sepengetahuannya. “Pemahaman seutuhnya perlu diberikan kepada masyarakat agar mereka mempunyai persepsi yang jelas,” kata Esty.

Reporter : Amri Amrullah
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
462 reads
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda