Friday, 28 Muharram 1436 / 21 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

UNS Peringkat 5 PTN Indonesia

Tuesday, 11 March 2014, 19:26 WIB
Komentar : 1
UNS Surakarta
UNS Surakarta

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo kian menunjukkan tingkat kedewasaannya. Memasuki usia ke-38 tahun ini, civitas academika Kampus Kentingan ini menempati urutan kelima diantara PTN (Perguruan Tinggi Negeri) di Indonesia.

Rektor UNS Solo, Prof Dr Ravik Karsidi MS, Selasa (11/3) mengatakan prestasi perguruan tinggi yang dipimpinnya semakin moncer. Ini bisa dilihat dari peringkat 894 dunia.

Pada Januari 2014 ini, UNS pun menempati peringkat lima PTN Indonesia menurut versi 4 Internasional Colleges and Universities (4ICU).

Perpaduan antara hasil publikasi dosen pada jurnal internasional dengan penguatan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) berdampak langsung terhadap pengakuan ranking institusi UNS. Baik itu hasil lembaga perangking seperti versi webomatric atau 4ICU.

UNS yang memasuki usia ke 38 tahun ini telah memantapkan posisi kampus dalam mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

''Tiga puluh delapan tahun, kini UNS telah mengabdi dan berkontribusl dalam proses pembangunan bangsa dan negara Indonesia melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi,'' kata Prof Ravik.


Reporter : Edy Setiyoko
Redaktur : Didi Purwadi
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ahmad Jaeni: BBM Naik, Pelayanan untuk Anak Yatim tak Boleh Turun
JAKARTA -- Kenaikan bahan bakar minyak (bbm) disinyalir bisa membuat jumlah donasi terhadap anak yatim menurun. Ahmad Jaeni, SE pembina Rumah Yatim mengatakan,...

Berita Lainnya

DIY Siapkan Dana Miliaran untuk Pembuatan Soal UN SD