Rabu, 23 Jumadil Akhir 1435 / 23 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Usaha Air Zamzam Palsu Diduga Mengeruk Untung Miliaran

Kamis, 16 Januari 2014, 22:42 WIB
Komentar : 0
  Petugas Garuda Indonesia menyita air zamzam dari barang bawaan jamaah haji Indonesia di fasilitas baggage handling Garuda Indonesia, Jeddah, Selasa (29/10).    (Republika/Yogi Ardhi)
Petugas Garuda Indonesia menyita air zamzam dari barang bawaan jamaah haji Indonesia di fasilitas baggage handling Garuda Indonesia, Jeddah, Selasa (29/10). (Republika/Yogi Ardhi)

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi  yang melakukan praktik pembuatan air Zamzam palsu ditengarai telah mengeruk keuntungan miliaran rupiah.
 
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Djoko Poerbohadijoyo mengatakan, kepada polisi TH (57) --salah seorang pemilik pabrik-- mengakui, telah melakukan produksi sejak tiga tahun lalu.
 
Permintaan air Zamzam palsu ini meningkat tajam setiap musim haji tiba. Selain itu, air Zamzam palsu ini banyak dicari masyarakat sebagai oleh- oleh ibadah umroh.
 
Ditengarai TH telah mengeruk keuntungan miliaran rupiah dari usaha produksi air Zamzam palsu ini. "Sebagai gambaran, air Zamzam kemasan 10 liter dijual seharga Rp 140 ribu," katanya, di Semarang, Kamis (16/1).
 
Untuk mengelabui konsumen, masih jelas Djoko, TH mengemas jerigen-jerigen berisi air zamzam palsu dengan kantung plastik kemasan layaknya kantung plastik seperti yang digunakan di bandara King Abdul Azis, Arab Saudi.
 
Dalam kantung tertulis 'SW' (SafeWrap) dan mencantumkan tulisan ‘King Abdullah bin Abdul Aziz’. “Sehingga seolah-olah memang asli dari Arab Saudi,” tambahnya.
 
Ditengarai, kantung-kantung ini dipesannya sendiri dan meniru kantung plastik yang jamak digunakan di Arab Saudi. "Apalagi pelaku juga mantan TKI yang pernah bekerja selama 30 tahun di Arab Saudi,” katanya menambahkan.

Reporter : S Bowo Pribadi
Redaktur : Djibril Muhammad
Pulanglah pada istrimu, bila engkau tergoda seorang wanita (HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

Berita Lainnya

Diguhur Hujan, Beberapa Ruas Jalan di Yogya Berlubang

Pengoperasian 13 Kapal Besar di DIY Tak Optimal

Puluhan Guru TIK Mengadu ke DPRD