Jumat, 25 Jumadil Akhir 1435 / 25 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

13 Buruh Terluka Akibat Ketel Uap Meledak

Selasa, 20 Agustus 2013, 21:33 WIB
Komentar : 0
Ledakan
Ledakan

REPUBLIKA.CO.ID,  UNGARAN—Tiga belas pekerja mengalami luka bakar akibat boiler (ketel uap) pabrik garmen PT Matrix Indo Global, Kecamatan Bregas, Kabupaten Semarang meledak, Selasa (20/8) sekitar pukul 13.30 WIB.
 
Ledakan yang terjadi saat proses produksi tengah berlangsung ini juga mengakibatkan tiga karyawan mengalami luka bakar serius dan 10 karyawan lainnya mengalami luka bakar ringan, akibat terkena uap panas yang berasal dari ketel.
 
 Insiden ini juga menimbulkan kobaran api dan membakar beberapa bagian ruang ketel uap milik industri garmen  yang beralamat di Jalan Soekarno-Hatta nomor 55/ KM 30 tersebut.
 
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, insiden ledakan ketel uap ini terjadi secara tiba- tiba, saat sejumlah karyawan sedang melanjutkan aktivitas di sekitar ruangan ketel uap, usai jam istirahat.
 
Belum diketahui penyebabnya, ketel uap tiba- tiba saja meledak dan menyemburkan uap bercampur dengan air panas. Para pekerja yang sedang beraktivitas di dekatnya  tak dapat menghindar.
 
“Ledakan ini juga sempat menimbulkan percikan api yang akhirnya ikut membakaar beberapa bagian ruangan ketel uap ini,” ungkap Sugini (40), salah seorang karyawan yang juga saksi mata di lokasi kejadian.
 
Ia juga menuturkan, suara ledakan ketel uap ini juga terdengar sangat keras dan sempat membuat para pekerja di bagian lain ikut panik. Termasuk dirinya yang bekerja di sebelah ruang ketel uap tersebut.
 
Saat ia keluar untuk mencari sumber suara ledakan, ternyata beberapa rekan yang pekerja di ruang ketel uap berupaya menyelamatkan diri dalam keadaan sudah terluka bakar.
 
Setidaknya ada tiga orang karyawan yang mengalami luka cukup parah, masing- masing Irma, Dwi dan Jono,” lanjutnya. “Para korban yang menderita luka bakar ini, selanjutnya ditolong dan dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Ken Saras,” lanjutnya.  
 
Pihak RS Ken Saras juga membenarkan, ada tiga orang korban yang mengalami luka parah, akibat ledakan ketel uap ini. “Ketiganya menderita luka bakar stadium 2 atau 80 persen,” ungkap ahli bedah RS Ken Saras, dr Darman Drajat.
 
Untuk memadamkan kobaran api di ruang ketel sedikitnya lima unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Semarang dan perusahaan lain dikerahkan ke lokasi kejadian. Api dapat dikuasai tak lama kemudian.
 
Insiden ledakan ketel uap yang melukai 13 orang pekerja pabrik garmen ini kini ditangani aparat Polres Semarang.

Reporter : Bowo Pribadi
Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah(HR. Tirmidzi)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

Berita Lainnya

Ratusan Warga Keracunan Tongseng 'Pamitan Haji'