Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Sleman Masih Mengkaji Perbup Soal Alat Peraga Parpol 2014

Kamis, 21 Maret 2013, 21:27 WIB
Komentar : 0
Republika/Yasin Habibi
Sejumlah Ketua umum Partai berfoto bersama dengan membawa no urut usai Pengundian nomor urut parpol peserta Pemilu 2014 di Kantor KPU, Jakarta, Senin (14/1).

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman tengah berupaya mengkaji peraturan bupati (Perbup) tentang pemasangan alat peraga partai politik menjelang pemilu 2014. Sebab, perubahan aturan per lima tahun dinilai menjadi suatu hal yang kompleks.

Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan, pihaknya tidak bisa sembarangan dalam menetapkan perbup. Meski aturan sebelumnya bisa menjadi acuan, namun tetap perlu dilakukan evaluasi terhadap perubahan kebijakan tersebut.

"Sampai sekarang, kami masih menunggu masukan dari berbagai pihak guna menyempurnakan aturan itu," kata Sri pada Republika saat ditemui di ruangannya, Sleman, Kamis (21/3).

Karena itu, dia meminta agar pihak partai politik bisa lebih paham akan persiapan yang tengah dilakukan Pemkab Sleman. Selain itu, dia menilai, masih ada waktu yang cukup panjang untuk mensosialisasikan diri, sehingga tidak perlu terburu-buru dalam melakukan kampanye.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman, Sunartono menambahkan, beberapa hal yang dikaji antara lain dalam hal pemasangan antribut, lokasi, tempat pemasangan dan sanksi. Karena itu, tidak bisa sembarangan hanya mengacu pada aturan tahun sebelumnya. "Kami belum bisa mempublikasikannya," ujarnya.

Reporter : Andi Ikhbal
Redaktur : Djibril Muhammad
303 reads
Rasulullah SAW melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar dan haus.((HR. Muslim))
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Gawat, Harga Cabai Akan Terus Meroket Hingga April