Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

400-an Warga Merapi Enggan Direlokasi

Rabu, 20 Maret 2013, 08:40 WIB
Komentar : 0
Antara/Wahyu Putro A
Masyarakat menyaksikan banjir lahar dingin yang mengalir di Kali Kuning, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Masih ada sekitar 400 kepala keluarga (KK) sekitar Lereng Gunung Merapi di Desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman yang belum mau direlokasi. Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus berupaya melakukan dialog persuasif pada warga tersebut.

Sekertaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Heru Saptono mengatakan, sebagian warga memang mendesak untuk direlokasi dengan syarat bagunan rumha mereka sebelumnya tetap boleh ditinggali. Namun, pihaknya menolak untuk merealisasikan pengajuan itu. "Itu tidak konsisten," kata Heru, Rabu (20/3).

Dia juga menjelaskan, bila dituruti, ke depannya masyarakat lain akan menuntut hal serupa, sehingga, konsep pengurangan resiko bencana tidak berjalan. Padahal, lahan area huntap sudah disiapkan, namun mereka belum juga mau menandatangani persetujuan relokasi, bila syarat tidak dipenuhi.

Menurutnya, erupsi Merapi selanjutnya akan membahayakan warga setempat, sebab, kawah gunung tersebut sudah terbuka mengarah ke selatan tenggara, yakni ke Desa Glagaharjo. Karena itu, pihaknya akan segera mengupayakan dialog persuasif pada masyarakat agar bisa lebih terbuka. "Lahan atas, hanya untuk area konservasi, bukan tempat tinggal."

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X menambahkan, pihaknya tidak akan menyetujui permohonan masyarakat yang ingin pindah ke huntap, namun tetap tinggal di kawasan terdampak. Menurutnya, pemikiran warga semacam itu sama saja tengah mengelabui pemerintah. "Memangnya huntap itu hanya dijadikan vila?" katanya.

Reporter : Andi Ikhbal
Redaktur : Dewi Mardiani
879 reads
Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu((QS. An Nisa 4 : 29).)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Pasca-erupsi Merapi, Pemkab Belum Kaji Masalah Sosial Huntap