Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Harga Bawang Putih Diperkirakan Turun April

Kamis, 14 Maret 2013, 15:05 WIB
Komentar : 0
Republika/Prayogi
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri)

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Harga bawang putih diperkirakan turun pada April mendatang. Dengan adanya rencana impor sebanyak 64 ton dari pemerintah, maka suplai kebutuhan tersebut akan terpenuhi, sehingga harga pun dapat kembali normal.

Dalam acara peresmian website Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PHIPS) DIY di Pasar Ikan, Dusun Burikan, Mlati, Sleman, Kamis (14/3), Peneliti Ekonomi Madya Bank Indonesia Yogyakarta, Djoko Raharto, mengatakan dengan masuknya bawang impor, maka harga akan segera menyesuaikan. Sebab saat ini, produksi tanaman tersebut dinilai masih rendah yakni sekitar 10 persen.

“Karena itu, tim pengendali inflasi daerah DIY mendesak pemerintah segera merealisasikan impor,” kata Djoko di sela peresmian acara tersebut.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X pada mengatakan, fenomena kenaikan harga bawang putih menandai bahwa ketahanan pangan lokal masih belum optimal. Belum lagi masalah keterlambatan rekomendasi impor produk hortikultura saat pasokan domestik berkurang lantaran pengaruh iklim di musim hujan.

Menurutnya, kasus bawang putih dapat dijadikan contoh dalam operasionalisasi website PIHPS. Dengan adanya pengelolaan data historis, maka petani dapat memperoleh anjuran mengenai tanaman potensial sesuai kondisi iklim di wilayahnya masing-masing. “Untuk itu, Bank Indonesia perlu mengintegrasikan website ini di seluruh provinsi.”

Reporter : Andi Ikhbal
Redaktur : Dewi Mardiani
3.306 reads
Rasulullah saw. bersabda: Janganlah engkau berdusta mengatasnamakan aku, karena sesungguhnya orang yang berdusta atas namaku, maka ia akan masuk neraka.(HR. Muslim)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...