Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pedagang Yogyakarta Minta Pemerintah Sikapi Harga Bawang

Rabu, 13 Maret 2013, 11:58 WIB
Komentar : 0
onionrecipes.co.uk
Bawang merah

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Penjual Warung 'Sederhana' di Sidoarum, Godean, Ny. Enden mengeluhkan harga bawang merah maupun harga bawang putih yang melonjak sejak lima hari ini.

"Mengerikan sekali harga bawang putih mencapai Rp 60 ribu per kilogram," kata Ny. Enden kepada Republika, Rabu (13/3).

Sementara harga bawang merah sudah Rp 58 ribu per kilogram. "Padahal saya membutuhkan bawang merah cukup banyak untuk nasi uduk," tutur dia yang biasa berbelanja sayuran dan bumbu dapur di Pasar Gamping, Sleman.

Dia mengaku bingung bagaimana menyikapinya. Kalau harga lauk-pauk maupun nasi uduk dia naikkan, nanti pembeli berkurang. Sementara kalau dia tidak menaikkan harga, tentu akan rugi. Akhirnya Ny. Enden mengambil sikap untuk mengurangi porsi.

"Saya berharap pemerintah segera mengambil sikap dengan naiknya harga bawang merah dan bawang putih yang mengerikan ini," katanya.

Dia tak tahu bagaimana nasib para pedagang sayur-sayuran matang apabila harga bawang merah dan bawang putih tak juga turun.

Hal senda juga dikemukakan Marni, pedagang nasi bungkus dan lauk pauk yang menjajakan makanan di perkantoran Kepatihan Yogyakarta. Dengan naiknya bawang merah dan bawang putih, dia terpaksa mengurangi jumlah masakan yang dia jual.

Biasanya Marni memasak 7-6 jenis sayuran matang, sekarang dia kurangi tinggal empat jenis sayuran. "Saya tidak memasak lagi sayuran yang pakai santan. Masakan pakai santan itu perlu bawang merah dan bawang putih yang banyak. Kalau sayur oseng-oseng, bawang merahnya bisa saya ganti dengan bawang bombay." tuturnya.

Marni membeli bawang merah di Pasar Kranggan Yogyakarta Selasa kemarin (12/3) Rp 48 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih Rp 60 ribu per kilogram. "Saya dengan hari ini harga kedua bumbu dapur tersebut sudah naik lagi." ungkap dia.

Bahkan bukan hanya bumbu dapur yang naik harganya, Sayur-sayuran pun harganya juga naik, seperti sawi, kol, dan sebagainya.

Reporter : Neni Ridarineni
Redaktur : Djibril Muhammad
920 reads
Barang siapa yang memperhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...