Wednesday, 7 Zulhijjah 1435 / 01 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Peternak Yogya Diminta Jangan Beli DOD Luar Kota

Friday, 11 January 2013, 14:55 WIB
Komentar : 3
ANTARA
Itik (ilustrasi)
Itik (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Selama ini penularan Avian Influenza (AI) pada itik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diduga berasal dari luar DIY. Karena, DIY dikepung oleh wilayah penyebaran AI seperti Karanganyar, Purworejo, Magelang.

Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam DIY, Retno Setijowati, menghimbau kepada para peternak di DIY tidak membeli bibit/anak itik atau DOD (day old duck) dari luar DIY.

''Kalau mau membeli  DOD, itu lebih baik bibit itik Turi Bantul yang dikembangkan oleh Pak Musiran di Bantul. Karena, terbukti DOD di sana sehat dan bebas dari AI,'' kata Retno pada Republika.

Musiran mengembangkan itik Turi Bantul sejak tahun 1980-an. ''Itik Turi Bantul itu gagah. Saya menjual DOD itik Turi Bantul. Satu pekan bisa menghasilkan sekitar 500 DOD,'' jelas dia.

Setiap kali bertelur bisa menghasilkan sekitar 23-25 telur per ekor. Saat ini dia mempunyai sekitar 750 itik petelur untuk DOD. 

Reporter : Neni Ridarineni
Redaktur : Didi Purwadi
Siapa yang mengambil hak orang lain walau sejengkal tanah akan dikalungkan hingga tujuh petala bumi(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Hasyim Muzadi: Pilkada oleh DPRD Bisa Timbulkan Polusi Pemikiran
 JAKARTA -- Mantan Ketua Umum NU, Hasyim Muzadi menilai disahkannya pemilihan kepala daerah oleh DPRD disinyalir mampu menurunkan kredibilitas kepala daerah. Selain itu diberikannya...