Wednesday, 26 Ramadhan 1435 / 23 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

Waduh, Rencana Pembangunan Bandara Kulon Progo Terancam Batal

Tuesday, 18 December 2012, 23:22 WIB
Komentar : 4
Antara Foto/Mohamad Hamzah
TERDUGA TERORIS. Petugas menaikkan sejumlah orang yang diduga sebagai terduga teroris ke dalam pesawat khusus di Bandara Mutiara Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (31/10).
TERDUGA TERORIS. Petugas menaikkan sejumlah orang yang diduga sebagai terduga teroris ke dalam pesawat khusus di Bandara Mutiara Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (31/10).

REPUBLIKA.CO.ID,KULON PROGO--Rencana pembangunan bandara internasional di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, terancam batal.

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo memaparkan, Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyebutkan masalah tanah mengganjal pembangunan bandara internasional di Kulon Progo. "Ada kemungkinan dipindahkan ke tempat lain karena harga tanahnya mahal," katanya di Yogyakarta, Selasa, (18/12).

Hasto sangat memahami kemungkinan dibatalkannya rencana pembangunan bandara tersebut.  Pemerintah mengalami keterbatasan anggaran dalam pengadaan tanah calon lokasi bandara.

Sultan, ujar Hasto, membuat wacana pemindahan lokasi bandara ke Srandakan, Bantul atau ke Gunung Kidul.

Di Temon, kata Hasto, secara studi kelayakan sangat baik. Namun harga tanahnya yang  melambung tinggi  menyebabkan kegagalan pembangunannya.

Selain itu, terang Hasto,  sebagian warga masyarakat di lokasi calon bandara menolak. Namun ia tetap berharap rencana pembangunan bandara dapat terealisi di Kulon Progo.

Pemkab, lanjut Hasto, secara persuasif terus melakukan pendekatan kepada masyarakat. Sehingga dalam beberapa minggu, Pemkab akan melakukan sosialisasi.

Redaktur : Dyah Ratna Meta Novi
Sumber : antara
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Buka Puasa Bersama Obama Diwarnai Seruan Boikot
WASHINGTON -- Acara buka puasa tahunan di Gedung Putih diwarnai seruan boikot, sebagai bentuk protes kebijakan pemerintahan Obama terhadap konflik di Gaza. Selengkapnya...