Sunday, 26 Zulqaidah 1435 / 21 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Waduh, Rencana Pembangunan Bandara Kulon Progo Terancam Batal

Tuesday, 18 December 2012, 23:22 WIB
Komentar : 4
Antara Foto/Mohamad Hamzah
TERDUGA TERORIS. Petugas menaikkan sejumlah orang yang diduga sebagai terduga teroris ke dalam pesawat khusus di Bandara Mutiara Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (31/10).
TERDUGA TERORIS. Petugas menaikkan sejumlah orang yang diduga sebagai terduga teroris ke dalam pesawat khusus di Bandara Mutiara Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (31/10).

REPUBLIKA.CO.ID,KULON PROGO--Rencana pembangunan bandara internasional di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, terancam batal.

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo memaparkan, Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyebutkan masalah tanah mengganjal pembangunan bandara internasional di Kulon Progo. "Ada kemungkinan dipindahkan ke tempat lain karena harga tanahnya mahal," katanya di Yogyakarta, Selasa, (18/12).

Hasto sangat memahami kemungkinan dibatalkannya rencana pembangunan bandara tersebut.  Pemerintah mengalami keterbatasan anggaran dalam pengadaan tanah calon lokasi bandara.

Sultan, ujar Hasto, membuat wacana pemindahan lokasi bandara ke Srandakan, Bantul atau ke Gunung Kidul.

Di Temon, kata Hasto, secara studi kelayakan sangat baik. Namun harga tanahnya yang  melambung tinggi  menyebabkan kegagalan pembangunannya.

Selain itu, terang Hasto,  sebagian warga masyarakat di lokasi calon bandara menolak. Namun ia tetap berharap rencana pembangunan bandara dapat terealisi di Kulon Progo.

Pemkab, lanjut Hasto, secara persuasif terus melakukan pendekatan kepada masyarakat. Sehingga dalam beberapa minggu, Pemkab akan melakukan sosialisasi.

Redaktur : Dyah Ratna Meta Novi
Sumber : antara
Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...