Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pengusaha Angkutan Lokal Resahkan Ijin Taksi

Senin, 17 Desember 2012, 10:25 WIB
Komentar : 0
musiron
taksi

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Pengusaha kecil angkutan lokal Kabupaten Semarang mulai resah menyusul kabar bakal dikeluarkannya ijin operasional taksi di wilayah mereka.

Pengusaha angkutan khawatir kebijakan yang akan diambil Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Semarang ini akan menyingkirkan angkutan lokal.

Khususnya,  angkutan yang selama ini mengandalkan pendapatan dari layanan trayek  antar wilayah kecamatan dan ibu kota kabupaten.

Mereka pun mendesak Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Semarang untuk mengambil sikap menyelamatkan angkutan lokal.

Ketua Organda Kabupaten Semarang, Hadi Mustofa yang dikonfirmasi membenarkan keresahan tersebut. Pihaknya akan segera mengumpulkan pengusaha kecil angkutan lokal untuk berembug.

Hadi menjelaskan tidak mungkin memutuskan sendiri tanpa kesepakatan forum anggota Organda Kabupaten Semarang.

“Sementara kami baru berharap, rencana Dishubkominfo mengeluarkan ijin operasional perusahaan taksi tidak merugikan pengusaha angkutan lokal,” jelasnya, Senin (17/12).

Mustofa juga mengaku pihaknya telah dihubungi oleh petugas survei Dishubkominfo. Namun hingga saat ini hasil survei ini belum disosialisasikan secara luas.

Sejauh ini, belum ada reaksi penolakan resmi dari anggota Organda. Meski demikian, bila ijin operasional taksi dikeluarkan, Dishubkominfo wajib melakukan pengendalian khusus di lapangan.

“Misalnya melakukan pengaturan titik-titik pangkalan taksi di lokasi tertentu. Sehingga tidak terjadi rebutan penumpang dengan angkutan lokal,” imbuhnya.

Reporter : S. Bowo Pribadi
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
493 reads
Malu adalah bagian dari iman.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...